Analisis Perbedaan Rata-Rata Tekanan Darah Sebelum Dan Sesudah Pemberian Terapi Musik Klasik Pada Lansia Hipertensi Di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2014
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Saogo, Putri Roel Deavy N.
Advisor:
Yenni
Rahmiwati
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Analisis, Rata-Rata, Tekanan Darah, Terapi Musik Klasik.
DOI:
-
Abstract :
Lansia cenderung mengalami hipertensi karena perubahan fisiologis. Hipertensi jika tidak ditangani akan menjadi faktor resiko penyakit kardiovaskuler dan kematian. Prevalensi penderita hipertensi di indonesia pada tahun 2009 mencapai 0,15% dan prevalensi hipertensi pada lansia mencapai 0,37%. Salah satu upaya penanggulangan hipertensi pada lansia adalah pemberian terapi musik. Tujuan penelitian ini untuk melihat Analisis Perbedaan Rata-Rata Tekanan Darah Sebelum Dan Sesudah Pemberian Terapi Musik Klasik Pada Lansia Hipertensi Di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2014. Penelitian dilakukan dengan cara observasi di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar pada tanggal 4-9 November 2014. Desain Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan menggunakan One Group Pretest Post Test Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan secara purposive sampling dengan sample 10 orang. Analisa data menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukan perubahan yang terjadi adalah nilai rata- rata tekanan darah sistole 150,4 mmHg pada pre-test, berubah menjadi 134,7 mmHg pada post-test, dan nilai rata-rata tekanan darah diastole 91,7 mmHg pada pre-test, berubah menjadi 82,6 mmHg pada post-test. Pemberian terapi musik klasik efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan adanya perbedaan tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan setelah diberikan terapi musik klasik, (p value 0,00) dengan taraf kesalahan (=0,05). Diharapkan kepada responden khususnya lansia hipertensi dan pihak petugas kesehatan untuk secara rutin melaksanakan terapi musik klasik minimal 3 kali seminggu. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengendalikan variabel perancu dengan tehnik yang berbeda dan meneliti variabel terikat lain yang dapat dipengaruhi oleh variabel terapi music klasik serta jumlah sampel yang lebih banyak.