Perbedaan Intensitas Nyeri Sebelum dan Sesudah Pemberian Kompres Sereh Hangat Pada Lansia Rematik Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok Tahun 2014
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Astria, Vina
Advisor:
Yenni
Rahmiwati
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Intensitas Nyeri, Kompres Sereh Hangat.
DOI:
-
Abstract :
Rematik merupakan setiap kondisi yang disertai nyeri dan kaku sendi pada sistem musculoskeletal. Rasa nyeri merupakan gejala penyakit yang paling sering menyebabkan seseorang mencari pertolongan medis. Kompres sereh hangat merupakan salah satu teknik non farmakologi yang efektif untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan oleh pasien terhadap perubahan kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri sebelum dan sesudah pemberian kompres sereh hangat pada lansia rematik di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu) dengan rancangan yang digunakan adalah Pretest-Postest desain dengan jumlah sampel 10 orang lansia yang dilaksanakan pada tanggal 22 November - 1 Desember 2014. Analisa data dilakukan dengan menggunakan komputerisasi dengan uji T test dependen. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan intensitas nyeri sebelum dan sesudah pemberian kompres sereh hangat pada lansia rematik. Rata-rata nyeri sebelum 3,84 dan rata-rata sesudah 3,16. Rata-rata penurunan rasa nyeri berdasarkan skala intensitas nyeri numerik 0,68 dan standar deviasi 0,13 dengan nilai p= 0,0005. Dari penelitian yang telah peneliti lakukan kompres sereh hangat dapat menurunkan nyeri rematik. Diharapkan pihak puskesmas agar dapat memberikan informasi dan menggunakan kompres sereh hangat sebagai salah satu metode nonfarmakologi yang dapat mengurangi rasa nyeri pasien rematik.