Hubungan Kebiasaan Merokok, Alkohol Dan Kopi Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Sundatar Lubuk Sikaping Pasaman Tahun 2014
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Satria, Iman Siska
Advisor:
Nurhayati
Mardison, Lidya
Mardison, Lidya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kebiasaan Merokok, Alkohol, Kopi, Hipertensi.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi adalah penyebab kematian utama ketiga di Indonesia untuk semua umur, yaitu mencapai 17-21 % dari proporsi penduduk dan kebanyakan tidak terdeteksi. Faktor pemicu/resiko penyakit hipertensi yang dapat diubah seperti obesitas, merokok, stres, penggunaan estrogen, kurang olahraga, konsumsi lemak, konsumsi alkohol dan garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Merokok, Alkohol Dan Kopi Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Sundatar Lubuk Sikaping Pasaman Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sundatar Lubuk Sikaping Pasaman pada bulan Desember tahun 2014. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Sampel diambil secara accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara langsung. Analisis data dilakukan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan 67,7% mempunyai kebiasaan merokok sedang, 60,3% tidak mengkonsumsi alkohol secara beresiko, 53,3% mengkonsumsi kopi tidak beresiko, 60% mengalami hipertensi berat. Hasil uji statistik menunjukan adanya hubungan kebiasaan merokok (p= 0,049; OR=8,8) dan kebiasaan konsumsi kopi (p = 0,002 ; OR = 28,6) dengan kejadian hipertensi sedangkan konsumsi alcohol tidak ada hubungan (p = 0,622). Hasil ini dapat disimpulkan kebiasaan merokok dan konsumsi kopi merupakan faktor risiko hipertensi. Diharapkan kepada pihak petugas kesehatan untuk bekerjasama dalam memberikan informasi kesehatan khususnya tentang penyakit hipetersi. Disamping itu lansia juga disarankan agar lebih aktif mencari informasi tentang penyebab hipertensi agar memiliki pengetahuan dalam mencegah penyakit hipertensi.