Hubungan Pengetahuan dan Nilai Mata Kuliah Etika Kebidanan dengan Penerapan Komunikasi Saat Melakukan Pemeriksaan ANC di Praktek Klinik oleh Mahasiswa Tingkat II Prodi D-III Kebidanan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Amilia, Yunita Rezeki
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Penerapan Komunikasi, ANC.
DOI:
-
Abstract :
10 orang mahasiswa kebidanan salah satu sekolah tinggi kesehatan di Kota Bukittinggi, diperoleh bahwa 7 orang(70%) mahasiswa yang memperoleh nilai mata kuliah etika tinggi di kelas belum menerapkan dengan baik etika kebidanan di praktek klinik, dan 3 orang (30%) lainnya yang mendapat nilai mata kuliah etika rendah dapat menerapkan dengan baik etika kebidanan di praktek klinik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan nilai mata kuliah etika kebidanan dengan penerapan komunikasi saat melakukan pemeriksaan ANC. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional, yang menjadi populasi adalah seluruh mahasiswa D3 kebidanan tingkat II stikes Fort De Kock sebanyak 78 orang, waktu penelitian ini dilakukan pada Mei-Juli 2016, dengan tehnik pengambilan Accidental sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan Lembar observasi Pengolahan data dilakukan dengan uji Chi-Square. Analisa secara Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden yaitu 27 orang (67.5%) memiliki tingkat pengetahuan tinggi dan sebagian sebagian besar responden yaitu 22 orang (55%) yang memiliki nilai rendah. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan nilai dengan penerapan komunikasi saat melakukan pemeriksaan ANC dari hasil uji statistik chi-Square Nilai p Value=0,002 dan Pengetahuan p Value=0,001. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan nilai dengan penerapan komunikasi pada saat pemeriksaan ANC di lahan praktek oleh mahasiswa tingkat II program studi D3 kebidanan. Disarankan setelah mahasiswa mendapatkan gelar bidan dapat meningkatkan komunikasi terapeutik dengan baik terhadap pasien untuk meningkatkan kualitas pelayanan, yang sesuai dengan teori yang telah dipelajari selama bangku kuliah ataupun pengalaman yang telah didapat pada saat praktek dilapangan.