Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir Di Ruang Perinatologi Rumah Sakit Umum MAYJEN H.A.THALIB Sungai Penuh Kabupaten Kerinci tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Rasmita, Enda
Advisor:
Oktavianis
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Ikterus.
DOI:
-
Abstract :
Menurut WHO Ikterus merupakan kondisi munculnya warna kuning di kulit peningkatan kadar bilirubin dalam darah. Menurut SDKI pada tahun 2014 angka kematian bayi (AKB) di Indonesia yaitu sebesar 55 per 1000 kelahiran hidup.Berdasarakan data yang didapatkan dari Rekam Medik Rumah Sakit Umum Mayjen H.A.Thalib Sungai Penuh tahun 2015 terdapat bayi yang mengalami ikterik patologis sebanyak 26 bayi dari 416 bayi . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir Di Ruang Perinatologi Rumah Sakit Umum MAYJEN H.A.THALIB Sungai Penuh Kabupaten Kerinci tahun 2016 Jenis penelitian analitik dengan rancangan case control dengan pendekatan retrospektif.Penelitian dilakukan di Ruangan perinatologi RSU MAYJEN H.A.THALIB Sungai Penuh Kabupaten Kerinci pada bualan Agustus- September 2016, Populasinya adalah seluruh bayi baru lahir yang dirawat di Ruang Perinatologi RSU MAYJEN H.A.THALIB Sungai Penuh Kabupaten Kerinci pada tahun 2015 yang berjumalah 412 bayi,dengan sampel sebanyak 16 pada kelompok kontrol dan 48 pada kelompok kasus. Cara pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik case control. Pengolahan data dengan menggunakan komputerasi. Kemudian data di Analisa secara Univariat dan Bivariat dengan Uji Chi Square. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa bayi dengan persalinan section caesarea sebanyak20 orang (31,3%) dan bayi dengan BBLR sebanyak 27 orang (42,2%). Bayi dengan premature sebanyak 21 orang (32,8%) danbayi yang mengalami ikterus sebanyak 16 orang (25%). Uji statistikmenunjukkan adanya hubungan antara BBLR p value=0,005 OR=6,600, prematurp value=0,009 OR=5,606dengan kejadian Ikterus. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ikterus yaitu BBLR dan Prematur. Untuk itu diharapkan pada instansi kesehatan agar dapat menambah pengetahuan tentang faktor yang berhubungan dengan kejadian ikterus agar dapat menekan angka kematian bayi.