Hubungan pola makan, aktivitas fisik dan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Parit Kabupaten Pasaman Barat tahun 2014
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Fitri, Helka
Advisor:
Nurhayati
Yulnofaldi
Yulnofaldi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pola Makan, Aktivitas Fisik, Riwayat Keluarga Hipertensi.
DOI:
-
Abstract :
Prevalensi hipertensi di seluruh dunia, diperkirakan sekitar 15-20%. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang mengakibatkan angka kesakitan yang tinggi.Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat tahun 2014,hipertensi merupakan peringkat ke 1 dari jumlah kasus penyakit terbanyak dan tiap tahun terus mengalami peningkatan yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, aktivitas fisik dan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Parit Kabupaten Pasaman Barat tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Parit Kabupaten Pasaman Barat. Populasi adalah seluruh penduduk usia lanjut dini (55-64 tahun). Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling, didapat sebanyak 60 sampel. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan analisa univariat dan bivariat, uji statistik yang dipakai adalah analisis Chi Square. Hasil analisis univariat menunjukkan 58,3% memiliki pola makan yang beresiko. 61,7% memiliki aktivitas fisik yang kurang baik. 51,7% memiliki keluarga dengan riwayat hipertensi. 60% mengalami kejadian hipertensi. Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian hipertensi, p value = 0,016 (p < 0,05). OR (Odds Ratio) 4,333. Terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi, p value= 0,004 (p < 0,05). OR5,833. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi, p value = 0,010 (p < 0,05). OR 4,857 Diharapkan tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan penyuluhan dan meningkatkan informasi tentang hipertensi sehingga pola hidup sehat untuk mencegah hipertensi dapat terterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Penyuluhan bias di lakukan melalui poster atau dengan memberikan brosur atau leaflet