Efektifitas Penerapan Strategi Pelaksanan Pasien Harga Diri Rendah Di RSJ Prof HB. Saanin Padang Tahun 2014
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Mardianis
Advisor:
Sulung, Neila
Delfatmawati
Delfatmawati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Harga Diri Rendah, Strategi Pelaksanaan.
DOI:
-
Abstract :
Hasil survey kesehatan mental rumah tangga yang dilakukan oleh program epidemiologi psikiatri Indonesia pada tahun 2013 menemukan 185 / 100 penduduk Indonesia menemukan gejala-gejala gangguan jiwa, artinya dalam setiap rumah tangga di Indonesia setidaknya terdapat satu orang yang mengalami gejala-gejala gangguan jiwa. Harga diri rendah merupakan salah satu masalah keperawatan utama yang sering ditemukan pada pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Prof HB Saanin Padang. Untuk mengatasi masalah harga diri rendah, perawat dapat memberikan tindakan keperawatan dengan menggunakan strategi pelaksanaan terapeutik harga diri rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan strategi pelaksanan pasien harga diri rendah Di RSJ Prof HB. Saanin Padang Tahun 2014 Penelitian ini merupakan penelitian exsperiment dengan One Group Pretest Post Test Design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2014. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasien harga diri rendah yang ada di RSJ Prof HB. Saanin Padang dengan jumlah sampel 6 pasien secara purposive sampling. Hasil uji statistic didapatkan rata-rata kemampuan harga diri rendah pasien sebelum penerapan strategi pelaksanaan (pre test) adalah 22,17 dan rata-rata kemampuan harga diri rendah sesudah diberikan penerapan strategi pelaksanaan (post test) adalah 14,83 serta berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji t-test dependent, menunjukkan bahwa ada perngaruh penerapan strategi pelaksanaan terhadap peningkatan harga diri pasien dengan ganguan harga diri rendah diRSJ Prof. HB. Saanin Padang Tahun 2014 (p value 0,002). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pelaksanan efektif terhadap peningkatan harga diri pasien. Untuk itu diharapkan kepada institusi terkait untuk dapat memanfaatkan penerapan strategi pelaksanaan dalam mengangani masalah harga diri rendah pada pasien dalam meningkatkan kinerja profesional keperawatan jiwa.