Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Remaja Di Jorong Ampang Gadang Kabupaten Agam Tahun 2015

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Fitri, Heliza
Advisor:
Koesoma, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Perilaku Seksual Remaja.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Indonesian Reproductive health and Rights Montoring and Advocacy (IRRMA) di 5 Provinsi di Sumatera (Sumatera Utara,Sumatera Barat, Jambi, Lampung dan Bengkulu) terhadap persepsi perilaku seksual remaja tahun 2009 dari 1,450 remaja dan sebanyak 78,95% remaja tidak memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan seksual. Dampak dari rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan seksual menjadi sangat luar biasa. Dari 1,450 remaja sebanyak 22,36% pernah melakukan hubungan seksual sejak usia 16 tahun untuk remaja perempuan dan 17 tahun untuk remaja laki laki. Dari remaja yang telah aktif melakukan hubungan seksual, sebanyak 19,70% melakukannya dengan pelacur dan 79,30% dengan pacar. Sebagian besar (86,87%) dari mereka yang telah melakukan seksual aktif tidak memiliki pengetahuan sedikitpun tentang kesehatan reproduksi. Sedangkan selebihnya pengetahuannya hanya sepotong-sepotong yang mereka peroleh dari teman atau melalui media. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dan sampel adalah remaja di Jorong Ampang Gadang yang memenehi kriteria. Dengan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 165 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner, uji statistic dengan menggunakan rumus Chi Square untuk pengolahan data.penelitian ini dilakukan pada bulan Maret April 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan terhadap komunikasi orangtua dengan perilaku seksual remaja (p = 1,000 ; OR = 1,291), pengawasan orangtua (p = 158 ; OR = 1,052), paparan media (p = 210 ; OR = 238), teman sebaya ( p = 008 ; OR = 1,085). religiusitas ( p = 0,63 ; OR = 1,060 ). Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan terhadap komunikasi orangtua dengan perilaku seksual remaja, pengawasan orangtua, paparan media, teman sebaya, dan religiusitas.
Download From Google Drive