Hubungan Dampak Pajanan Asap Dalam Rumah Terhadap Kejadian ISPA Pada Anak Balita Di Jorong Surau Kamba Nagari Ampang Gadang Kec. IV Angkek Kab. Agam Tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Sari, Shinta Komala
Advisor:
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pajanan Asap, Kejadian ISPA, Anak Balita.
DOI:
-
Abstract :
ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) merupakan infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernapasan bagian atas dan saluran pernapasan bagian bawah. (Probowo, 2012). Kematian balita akibat ISPA di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 19% dari tahun 2013 hingga tahun 2014 yaitu 15.2% menjadi 24.2%. Namun, angka kematian ISPA meningkat yaitu empat balita pada tahun 2013 dan sembilan balita pada tahun 2014. Kasus (Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan, 2013 2014). Jenis Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di jorong surau kamba kec. Ampek Angkek kabupaten Agam pada bulan maret tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang ada di jorong surau kamba kecamatan Ampek Angkek Bukitiinggi yang berjumlah 147 orang balita dengan sample berjumlah 50 orang balita dengan pengambilan sampel secara random sampling yaitu sampel diambil secara acak dari populasi yang ada di Jorong Surau Kamba. Teknik pengumpulan data dengan kuisioner. Analisa dan dilakukan secara komputerisasi meliputi analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ditemukan 56,0% responden yang terpajan asap didalam rumah dan 32,0% responden dengan kejadian ISPA pada anak balita serta tidak ada hubungan yang signifikan antara pejanan asap dalam rumah dengan kejadian ISPA pada anak Balita dengan nilai (P-value 0,742 ) < ( 0,005) didapatkan nilai (OR 1,481) Dapat disimpulkan, Pejanan asap tidak ada hubungannya dengan kejadian ISPA pada anak Balita karena kurangnya pejanan asap didalam rumah yang dapat mempengaruhi Balita.