Hubungan Pendidikan Dan Motivasi Dengan Kualitas Pelayanan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Menurut Ibu yang Memiliki Bayi 1 11 Bulan di Kenagarian Ampang Gadang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Martatia, Ana Engla
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pendidikan Dan Motivasi, Kualitas Pelayanan Pertolongan Persalinan,
DOI:
-
Abstract :
Feigenbaum ( 1986 ), menyatakan bahwa kualitas adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya. Suatu produk atau jasa berkualitas apabila dapat memberi kepuasan sepenuhnya kepada konsumen, yaitu sesuai dengan apa yang di harapkan konsumen atau suatu produk atau jasa (nasution 2004 : 3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan dan motivasi dengan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan menurut pengguna pelayanan kesehatan di Kenagarian Ampang Gadang Tahun 2015. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dan menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-11 bulan di Kenagarian Ampang Gadang yang berjumlah 30 orang. Sampel diambil dengan metode total sampling, yaitu 30 orang. Data diambil menggunakan kuesioner, kemudian diolah menggunakan uji statistic chi-square.
Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa terdapat 70,0 % ibu yang berpendidikan tinggi, 60.0 % ibu yang memiliki motivasi yang baik dan 56,7 % ibu yang berpendapat bahwa kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan baik. . Hasil uji statistik terhadap hubungan pendidikan dengan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan nilai p = 1.00 dan hubungan motivasi dengan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dengan nilai p = 0,084, yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pendidikan dan motivasi dengan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. Disarankan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan memotivasi ibi dalam proses persalinan.
Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa terdapat 70,0 % ibu yang berpendidikan tinggi, 60.0 % ibu yang memiliki motivasi yang baik dan 56,7 % ibu yang berpendapat bahwa kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan baik. . Hasil uji statistik terhadap hubungan pendidikan dengan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan nilai p = 1.00 dan hubungan motivasi dengan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dengan nilai p = 0,084, yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pendidikan dan motivasi dengan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. Disarankan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan memotivasi ibi dalam proses persalinan.