Gambaran Status Merokok Orang Tua Balita Di Dalam Rumah Di Jorong Ampang Gadang Kanagarian Ampang Gadang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Septia, Eka Della
Advisor:
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Status Merokok, Orang Tua Balita.
DOI:
-
Abstract :
Kebiasaan kepala keluarga yang merokok di dalam rumah dapat berdampak negatif bagi anggota keluarga khususnya balita. Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok aktif sekitar 27,6% dengan jumlah 65 juta perokok atau 225 miliar batang per tahun (WHO,2008). Rokok merupakan benda beracun yang memberi efek yang sangat membahayakan pada perokok ataupun perokok pasif, terutama pada balita yang tidak sengaja terkontak asap rokok. Nikotin dengan ribuan bahaya beracun asap rokok lainnya masuk ke saluran pernapasan bayi yang dapat menyebabkan Infeksi pada saluran pernapasan (Hidayat, 2005). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status merokok orang tua balita di dalam rumah Di Jorong Ampang Gadang Kenagarian Ampang Gadang. Penelitian ini bersifat deskriptif. Seluruh responden yang memiliki kebiasaan merokok Di Jorong Ampang Gadang Ke nagarian Ampang Gadang yang jumlah populasi 166 responden ditentukan sampel sebanyak 62 responden yang dilakukan pada bulan maret - april 2015. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling Data di ambil menggunakan kuesioner melalui wawancara dan pengolahan data dengan komputerisasi. Hasil penelitian tercatat dari 62 responden terdapat 35 responden dengan tidak merokok (56,5%), 27 responden yang merokok (43,5%). Dapat disimpulkan bahwa anggota keluarga yang tidak merokok disebabkan oleh pengetahuan yang tinggi tentang dampak dari merokok. Merokok dapat memperbesar resiko anggota keluarga terserang penyakit seperti gangguang pernafasan, asma,dan meningkatkan resiko terserang ISPA.