Hubungan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap Praktik Menyusui Dalam Satu Bulan kelahiran Pertama Pada Ibu yang Memiliki Bayi Usia 2 Minggu Sampai 12 Bulan Dijorong Bonjo Alam Kecamatan Ampek Angkek Tahun 2015

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Endasly, Emylia Vitri
Advisor:
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Praktik Menyusui, Satu Bulan kelahiran Pertama.
DOI:
-
Abstract :
Tingkat capaian pemberian ASI Sumbar tahun 2012 eksklusif hanya 40%, sedangkan di Kabupaten Agam berada pada urutan terendah di Sumatera Barat dengan capaian pemberian ASI eksklusif sebesar 45%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasihubungan pelaksanaan inisiasi menyusu dini terhadap praktik menyusu dalam satu bulan pertama di Jorong BonjoAlam.
Jenis penelitian ini adalah deskriptifanalitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Jorong BonjoAlam Kecamatan Ampek Angkek. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi usia 2 minggu-12 bulan yang berjumlah 43 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner .Analisa data dilakukan secara komputerisasi.
Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (76,6%) yang melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini dan responden (74,4%) yang praktik menyusui baik. Sedangkan dari uji statistik diketahui terdapat hubungan antara pelaksanaan IMD dengan praktik menyusu, nilai p = 0,001 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan IMD berhubungan dengan praktik menyusu. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak, khususnya tenaga kesehatan dan keluarga untuk dapat selalu membantu dan mendukung ibu untuk melakukan proses IMDdemi mendukung mekanisme proses menyusu selanjutnya.
Download From Google Drive