Hubungan Sosial Budaya dan Sarana Prasarana dengan Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana di Jorong Ampang Gadang, Kecamatan Ampaek Angkek, Kab Agam 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Wahyuni, Sri
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Sosial Budaya, Sarana Prasarana, Kualitas Pelayanan.
DOI:
-
Abstract :
Kualitas pelayanan keluarga berencana merupakan pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan yang secara medis aman dan memenuhi kode etik secara profesional sehingga dapat memenuhi kebutuhan klien dalam mencapai tujuan reproduksi mereka dan memuaskan klien yang pada akhirnya dapat mencapai tujuan program yang telah ditetapkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sosial budaya dan sarana prasaran/ketersedian alat kontrasepsi dengan kualitas pelayanan keluarga berencana di Jorong Ampang Gadang, Kec Ampek Angkek, Kab Agam 2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan analitik dan menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Jorong Amapang Gadang, Kecamataan Ampek Angke , Kab Agam 2015 pada bulan Januari sampai februari 2015.Populasi dari penelitian ini adalah Pasangan wanita usia subur yang ada di jorong Ampang Gadang dengan besar sampel 60 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara Syestem Random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan kurang baik 21.7%. 55.0 % responden memiliki sosial budaya yang tidak baik, 46.7 %) responden menyatakan sarana prasarana yang tidak lengkap.Hasil analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan signifikan antara sosial budaya (p =0,00 ; OR=0.606x), sarana prasarana (p = 0.000 ; OR = 23.2x dengan kualitas pelayanan keluarga berencana Hasil Penelitian ini disimpulkan sosial budaya merupakan variabel paling dominan yang mempengaruhi kualitas pelayanan keluarga berencana.