Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Prilaku Ibu Pengguna Kontrasepsi Postpartum di Jorong Parik Putuih Kenagarian Ampang Gadang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Mustika, Rozalia
Advisor:
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Prilaku Ibu Pengguna Kontrasepsi Postpartum.
DOI:
-
Abstract :
Salah satu Faktor yang menentukan dalam pelayanan kontrasepsi yang berkualitas yaitu aspek sumber daya manusia, baik pengelola, pelaksana, maupun pemberi pelayanan kontrasepsi. Kemajuan program keluarga berencana didukung oleh pengetahuan, sikap dan perilaku yang positif terhadap program kontrasepsi. Berdasarkan studi awal yang peneliti lakukan diketahui bahwa hanya 42% dari ibu yang berprilaku baik dalam berkontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Prilaku Ibu pengguna kontrasepsi Postpartum di Jorong Parik Putuih Kenagarian Ampang Gadang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Tahun 2015. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian telah dilakukan di jorong parik putuih pada bulan Maret sampai Juli 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu pengguna kontarespsi postpartum yang memiliki batita umur 0-2 tahun yaitu sebanyak 155 orang. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 50 orang ibu. Pengumpulan data dengan kuesioner yang di bagikan kepada responden penelitian. Pengolahan data dengan komputerisasi. Analisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (66%) responden berprersepsi positif, (62%) dengan kategori akses jauh, (80%) dengan kategori dukungan suami mendukung, (56%) dengan kategori status ekonomi tinggi, (58%) dengan kategori prilaku buruk. Hasil analisa bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan antara persepsi (p = 0,042), dan tidak terdapat hubungan antara akses (p = 1,000), dukungan suami (p = 1,000) dan status ekonomi (p = 0,699). Jadi dapat disimpulkan bahwa persepsi berhubungan dengan prilaku ibu pengguna kontrasepsi postpartum sedangkan akses, dukungan suami dan status ekonomi tidak berhubungan. Untuk itu perlu di upayakan berbagai cara untuk meningkatkan persepsi ibu melalui menyampaian informasi agar ibu termotivasi untuk menggunakan kontrasepsi.