Hubungan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Praktik Menyusui Dalam Satu Bulan Pertama Di Jorong Surau Kamba Kecamatan Ampek Angkek Tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Ramadani, Cici Tri
Advisor:
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
IMD, Praktik Menyusui.
DOI:
-
Abstract :
Tingkat capaian pemberian ASI Sumbar tahun 2012 eksklusif hanya 40%, sedangkan di Kabupaten Agam berada pada urutan terendah di Sumatera Barat dengan capaian pemberian ASI eksklusif sebesar 45%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan praktik menyusui dalam satu bulan pertama di Jorong Surau Samba Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Jorong Surau Kamba Kecamatan Ampek Angkek. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-12 bulan yang berjumlah 54 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner . Analisa data dilakukan secara komputerisasi.
Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (63,0%) yang melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini dan responden (59,3%) yang praktik menyusui baik. Sedangkan dari uji statistik diketahui terdapat hubungan antara pelaksanaan IMD dengan praktik menyusui, nilai p = 0,002 (p < 0,05), OR = 7,853. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan IMD berhubungan dengan praktik menyusui. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak, khususnya tenaga kesehatan dan keluarga untuk dapat selalu membantu dan mendukung ibu untuk melakukan proses IMD demi mendukung mekanisme proses menyusui selanjutnya.
Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (63,0%) yang melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini dan responden (59,3%) yang praktik menyusui baik. Sedangkan dari uji statistik diketahui terdapat hubungan antara pelaksanaan IMD dengan praktik menyusui, nilai p = 0,002 (p < 0,05), OR = 7,853. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan IMD berhubungan dengan praktik menyusui. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak, khususnya tenaga kesehatan dan keluarga untuk dapat selalu membantu dan mendukung ibu untuk melakukan proses IMD demi mendukung mekanisme proses menyusui selanjutnya.