Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Uji Toksisitas Akut Fraksi Etanol Biji Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq) Ser...
Buka Dokumen (Google Drive)
Skripsi 2025

Uji Toksisitas Akut Fraksi Etanol Biji Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq) Serta Histopatologi Hepar Pada Mencit Putih Jantan.

Penulis
Hana Fauziah
Pembimbing
Miming Andika
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Farmasi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
05 Februari 2026

Abstrak

Biji mahoni merupakan tumbuhan yang telah digunakan sebagai obat. Uji toksisitas pada tumbuhan dilakukan untuk mengetahui nilai keamanan obat. Tujuan penelitian ini untuk menentukan nilai LD50 menggunakan metode Thomson dan Weil dan mengetahui efek toksik setelah pemberian fraksi biji mahoni melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku, berat badan, berat organ relatif, serta gambaran histopatologi hati pada mencit. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan mencit putih jantan sebanyak 20 ekor yang terbagi menjadi 5 kelompok. Pemberian fraksi biji mahoni secara oral, kemudian diamati pada 30 menit, 4 jam, serta satu kali dalam 24 jam selama 14 hari. Hasil penelitian pada dosis tertinggi 6048 mg/kgbb menunjukkan tidak ada kematian hewan uji (LD50 >5000 mg/kg termasuk kategori tidak toksik). Hasil statistik pada perubahan berat badan dan berat organ relatif mencit (hati, ginjal, paru-paru, usus, lambung) didapatkan perbedaan secara signifikan (p0,05). Berdasarkan histopatologi hepar pada mencit putih jantan, pada perlakuan dosis 1008 mg/kgbb dan dosis 6048 mg/kgbb memperlihatkan kerusakan sedang sampai berat. Biji mahoni menunjukkan tanda toksisitas pada dosis 1008 mg/kgbb untuk itu penggunaan fraksi biji mahoni sebaiknya dibawah dosis 1008 mg/kgbb. Abstract (EN): Mahogany seeds are a plant that has been used as medicine. Toxicity testing on plants is conducted to determine the safety level of the substance. The aim of this study was to determine the LD50 value using the Thomson and Weil method and to observe the toxic effects after administration of the mahogany seed fraction through behavioral changes, body weight, relative organ weight, and liver histopathology in mice. This was an experimental study using 20 male white mice divided into 5 groups. The mahogany seed fraction was administered orally, and observations were made at 30 minutes, 4 hours, and once every 24 hours for 14 days. The results showed that at the highest dose of 6048 mg/kg body weight, no deaths occurred (LD50 >5000 mg/kg, categorized as non-toxic). Statistical analysis of changes in body weight and relative organ weights (liver, kidneys, lungs, intestines, stomach) showed significant differences (p< 0.05), while no significant difference was found in the relative heart weight (p> 0.05). Based on liver histopathology in male white mice, treatments with doses of 1008 mg/kg and 6048 mg/kg showed moderate to severe liver damage. Mahogany seeds showed signs of toxicity at a dose of 1008 mg/kg, thus it is recommended that the use of mahogany seed fractions be kept below this dose.

Kata Kunci

Biji mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq) Fraksi etanol Toksisitas akut Histopatologi hepar.