Uji Efektifitas Ekstrak Eta5nol 96% Daun Pepaya (Carica Papaya L) Terhadap Gagal Ginjal Dan Histopatologi Ginjal Tikus putih Jantan.
- Penulis
- Thesa Fitrri Yatiningsih
- Pembimbing
- Miming Andika
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Padang, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Gagal ginjal merupakan sebuah ganguan fungsi renal yang progresif irreversible, dimana fungsi ginjal mengalami penurunan dalam mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit, sehingga terjadi uremia. Salah satu tanaman yang dapat menurunkan kadar kreatinin serum adalah daun pepaya (Carica Papaya L). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya efektivitas ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L) terhadap penurunan kadar kreatinin serum pada tikus putih jantan. Penelitian bersifat eksperimental, menggunakan tikus putih jantan sebanyak 30 ekor yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kelompok pembanding (furosemide), dan kelompok ekstrak etanol daun pepaya dosis (100, 200 ,400 mg/kgBB). Penginduksi yang digunakan adalah CCl4 1% selama 7 hari. Pengukuran kadar kreatinin serum dilakukan dengan menggunakan alat fotometer. Analisis data menggunakan One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun pepaya berpengaruh terhadap penurunan kadar kreatinin serum secara signifikan (p Abstract (EN): Renal failure is a progressive irreversible disorder of renal function, where kidney function decreases in maintaining metabolism, fluid and electrolyte balance, resulting in uremia. One of the plants that can reduce serum creatinine levels is papaya leaves (Carica Papaya L). The purpose of this study was to determine the effectiveness of ethanol extract of papaya leaves (Carica papaya L) on reducing serum creatinine levels in male white rats. The study was experimental, using 30 male white rats which were divided into 6 groups, namely negative control, positive control, comparison group (furosemide), and papaya leaf ethanol extract group doses (100, 200, 400 mg/kgBB). The inducer used was 1% CCl4 for 7 days. Measurement of serum creatinine levels was carried out using a photometer. Data analysis using One Way Anova and continued with Duncan test. The results showed that the administration of papaya leaf ethanol extract had an effect on reducing serum creatinine levels significantly (p