Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Beras Hitam (Oryza sativa L. indica) dengan Metode DPPH
- Penulis
- Utari Putri Ilahi
- Pembimbing
- Yulia Yesti
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Jawa Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Beras hitam (Oryza sativa L. indica) merupakan pangan fungsional yang kaya antosianin, flavonoid, dan fenolik yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi be- ras hitam dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrihidrazil). Metode penelitian ek- sperimen dengan jenis kuantitatif dengan sampel beras hitam yang dilakukan di la- boratorium Kimia Farmasi Universitas Fort De Kock Bukitinggi pada bulan Maret sampai Agustus 2025. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan terhadap vitamin C, ekstrak, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan dengan metode DPPH, pada panjang gelombang 516 nm dengan parameter IC50. Hasil penelitian menunjukkan vitamin C sebagai pembanding memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai (IC50 11,06 ppm), ekstrak etanol menunjukkan aktivitas kategori kuat (IC50 57,60 ppm), fraksi etil asetat kategori sangat kuat (IC50 32,48 ppm), fraksi air kate- gori kuat (IC50 68,41 ppm), dan fraksi n-heksan kategori sangat lemah (IC50 1.115 ppm). Perbedaan aktivitas antar fraksi dipengaruhi oleh kandungan senyawa aktif dan sifat kepolaran pelarut yang digunakan. Kesimpulannya, beras hitam berpotensi se- bagai sumber antioksidan alami yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga dapat dikembangkan sebagai fitofarmaka. Abstract (EN): Black rice (Oryza sativa L. indica) is a functional food rich in anthocyanins, flavonoids, and phenolics, which have potential as natural antioxidant sources. This study aimed to determine the antioxidant activity of black rice extract and its fractions using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. This experimental research with a quantitative approach was conducted using black rice samples at the Pharmaceutical Chemistry Laboratory of Fort De Kock University, Bukittinggi, from March to August 2025. Antioxidant activity was tested on vitamin C, ethanol extract, water fraction, ethyl acetate fraction, and n-hexane fraction using the DPPH method at a wavelength of 516 nm, with IC50 as the main parameter. The results showed that vitamin C, used as a reference, exhibited very strong antioxidant activity (IC50 = 11.06 ppm). The ethanol extract showed strong activity (IC50 = 57.60 ppm), the ethyl acetate fraction had very strong activity (IC50 = 32.48 ppm), the water fraction showed strong activity (IC50 = 68.41 ppm), and the n-hexane fraction had very weak activity (IC50 = 1,115 ppm). The differences in antioxidant activity among the fractions were influenced by the content of active compounds and the polarity of the solvents used. In conclusion, black rice has potential as a natural antioxidant source with health benefits and can be developed as a phytopharmaceutical.