Uji Aktivitas Antikanker Payudara (MCF-7) Dan Identifikasi Senyawa Ekstrak Etanol Batang Kayu Bajakah (Sphatolobus Littoralis Hask)
- Penulis
- Rizky M M
- Pembimbing
- Nanda
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antikanker ekstrak etanol batang kayu bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.) terhadap sel kanker payudara (MCF-7) serta mengidentifikasi senyawa aktif yang terkandung di dalamnya. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol destilat. Uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) menghasilkan nilai LC₅ ₀ sebesar 27,39 μg/mL, menunjukkan sifat toksik yang memiliki aktivitas sebagai antikanker. Uji sitotoksik dengan metode WST-8 terhadap sel MCF-7 menunjukkan nilai IC₅ ₀ sebesar 14,8936 μg/mL, dikategorikan sebagai sitotoksik kuat. Analisis Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS) mengidentifikasi adanya senyawa yang berperan sebagai antikanker pada metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid dan terpenoid. Dimana terdapat 20 senyawa yang dapat menghambat aktivitas antikanker serta 4 senyawa yang dapat menghambat aktivitas kanker payudara (MCF-7). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang kayu bajakah memiliki potensi dikembangkan sebagai kandidat obat herbal antikanker payudara. Abstract (EN): Breast cancer is one of the leading causes of death among women worldwide. This study aimed to evaluate the anticancer activity of the ethanol extract of bajakah stem (Spatholobus littoralis Hassk.) against breast cancer cells (MCF-7) and to identify the active compounds contained therein. Extraction was carried out by maceration using distilled ethanol. Toxicity testing using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) yielded an LC₅ ₀ value of 27.39 μg/mL, indicating toxic properties with anticancer activity. Cytotoxic testing using the WST-8 method against MCF-7 cells showed an IC₅ ₀ value of 14,8936 μg/mL, categorized US strongly cytotoxic. Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS) analysis identified secondary metabolites such US alkaloids, flavonoids, and terpenoids with anticancer potential. A total of 20 compounds were found to inhibit anticancer activity, with 4 compounds specifically inhibiting breast Cancer (MCF-7) activity. These findings suggest that the Ethanol extract of Bajakah stem has potential to be developed as a candidate for herbal breast cancer therapy .