Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L) Dan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L) Terhadap Escherichia coli.
- Penulis
- Aving Guspita
- Pembimbing
- Nurhayati
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Escherichia coli merupakan salah satu bakteri penyebab diare yang umum terjadi di masyarakat. Penggunaan antibiotik seperti ciprofloxacin dapat menyebabkan resistensi jika digunakan dalam jangka panjang, sehingga dibutuhkan alternatif dari bahan alam. Daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan fenol yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pepaya dan daun jambu biji secara tunggal maupun kombinasi terhadap E. coli secara in vitro, serta menentukan konsentrasi dan perbandingan yang paling efektif. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian diuji menggunakan metode difusi cakram. Konsentrasi yang digunakan adalah 12,5%, 25%, dan 50%, dengan rasio kombinasi 1:1, 1:3, dan 3:1. Hasil menunjukkan bahwa semua ekstrak memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli. Ekstrak tunggal daun pepaya pada konsentrasi 50% menghasilkan zona hambat sebesar 10,766 mm. Kombinasi ekstrak dengan rasio 3:1 pada konsentrasi 50% memberikan hasil terbaik, yaitu zona hambat sebesar 10,683 mm. Ciprofloxacin sebagai kontrol positif menghasilkan zona hambat sebesar 24,458 mm. Aktivitas meningkat seiring konsentrasi, menunjukkan sifat konsentrasi-dependen. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.), baik secara tunggal maupun kombinasi, memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Abstract (EN): Escherichia coli is one of the common bacterial causes of diarrhea in the community. The use of antibiotics such as ciprofloxacin can lead to resistance if used long-term, making it necessary to explore natural alternatives. Papaya leaves (Carica papaya L.) and guava leaves (Psidium guajava L.) contain active compounds such as flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and phenols, which are known to have antibacterial activity. This study aimed to evaluate the antibacterial activity of ethanolic extracts of papaya and guava leaves, both individually and in combination, against E. coli in vitro, as well as to determine the most effective concentration and ratio. The extracts were obtained through maceration using 96% ethanol, and antibacterial testing was carried out using the disc diffusion method. The concentrations used were 12.5%, 25%, and 50%, with combination ratios of 1:1, 1:3, and 3:1. Results showed that all extracts exhibited antibacterial activity against E. coli. A single extract of papaya leaves at 50% concentration produced an inhibition zone of 10.766 mm. The best result for the combination extract was achieved with a 3:1 ratio at 50% concentration, yielding an inhibition zone of 10.683 mm. Ciprofloxacin, used as a positive control, produced an inhibition zone of 24.458 mm. The antibacterial activity increased with concentration, indicating a concentration-dependent effect. Based on the findings, it can be concluded that the ethanolic extracts of papaya leaves (Carica papaya L.) and guava leaves (Psidium guajava L.), both individually and in combination, possess antibacterial activity against Escherichia coli.