Uji Aktivitas Anti-Aging Ekstrak Etanol Beras Hitam (Oryza Sativa L.indica) Terhadap Punggung Tikus Yang Di Papar Sinar UV- A.
- Penulis
- Indri Samsumardi
- Pembimbing
- Sri Gusriyani
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Jawa Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Penuaan dini pada kulit banyak dipengaruhi oleh paparan sinar ultraviolet yang memicu kerusakan kolagen, penurunan elastisitas, dan kelembapan kulit. Beras hitam (Oryza sativa L. indica) diketahui kaya akan senyawa bioaktif seperti antosianin dan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan sehingga berpotensi sebagai agen anti-aging alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol beras hitam terhadap parameter anti-aging kulit tikus putih yang dipapar sinar UV-A serta menentukan konsentrasi yang paling efektif. Ekstrak beras hitam diperoleh melalui metode maserasi dengan etanol 70%. Hewan uji dibagi menjadi beberapa kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak 10%, 20%, dan 30%, serta kontrol negatif (UV-A tanpa perlakuan) dan kontrol positif (krim Himalaya herbal). Ekstrak diaplikasikan topikal sekali sehari selama 30 hari, kemudian parameter kolagen, elastisitas, dan kelembapan kulit dianalisis menggunakan Skin Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak beras hitam mampu meningkatkan kadar kolagen kulit secara signifikan, terutama pada konsentrasi 30%, yang sebanding dengan kontrol positif. Namun, peningkatan elastisitas dan kelembapan belum menunjukkan perbedaan bermakna, kemungkinan akibat keterbatasan durasi perlakuan. Dengan demikian, ekstrak etanol beras hitam berpotensi sebagai agen anti-aging alami, dengan konsentrasi 30% memberikan efek paling optimal. Abstract (EN): Premature skin aging is largely influenced by exposure to ultraviolet (UV) radiation, which triggers collagen damage, reduced elasticity, and decreased skin moisture. Black rice (Oryza sativa L. indica) is known to be rich in bioactive compounds such as anthocyanins and flavonoids, which possess antioxidant activity and potential as natural anti-aging agents. This study aimed to evaluate the effect of ethanol extract of black rice on anti-aging skin parameters in white rats exposed to UV-A rays and to determine the most effective concentration. The black rice extract was obtained via maceration using 70% ethanol. Test animals were divided into several treatment groups with extract concentrations of 10%, 20%, and 30%, along with a negative control group (UV-A exposure without treatment) and a positive control group (Himalaya® herbal cream). The extract was topically applied once daily for 30 days. Skin collagen content, elasticity, and moisture were then analyzed using a Skin Analyzer. The results showed that black rice extract significantly increased skin collagen levels, particularly at the 30% concentration, which was comparable to the positive control. However, improvements in elasticity and moisture were not statistically significant, possibly due to the limited duration of treatment. In conclusion, ethanol extract of black rice has potential as a natural anti-aging agent, with 30% concentration showing the most optimal effect.