“Uji Aktivitas Analgetik Kombinasi Ekstrak Etanol Rimpang Gandasuli (Hedycium Coronarium J. Koening) Dan Rimpang Kunyit ( Curcuma Longa L.) Pada Mencit Jantan Putih
- Penulis
- Wetri Ansusila
- Pembimbing
- Sri Gusriyani
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Padang, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Rimpang gandasuli (Hedychium coronarium J. Koenig) dan rimpang kunyit (Curcuma longa L.) merupakan tanaman obat tradisional yang dikenal memiliki aktivitas farmakologis, salah satunya sebagai analgesik. Namun, bukti ilmiah mengenai aktivitasdan potensi sinergis dari kombinasi kedua rimpang tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitasekstrak etanol rimpang gandasuli dan rimpang kunyit, baik secara tunggal maupun kombinasi, sebagai analgesik pada mencit putih jantan (Mus musculus) dengan menggunakan metode writhing test. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan rancangan acak lengkap, melibatkan enam kelompok perlakuan: kontrol negatif (Na CMC), kontrol positif (asam asetat), pembanding (aspirin), ekstrak rimpang gandasuli, ekstrak rimpang kunyit, dan kombinasi keduanya. Induksi nyeri dilakukan dengan injeksi asam asetat 1% secara intraperitoneal, dan respon nyeri diamati melalui jumlah geliat yang muncul selama 30 menit. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak rimpang gandasuli memiliki aktivitasanalgetik sebesar 55,90%, rimpang kunyit sebesar 4,01%, dan kombinasi ekstrak keduanya memberikan aktivitaspaling tinggi yaitu 92,10%, mendekati efek aspirin (100%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa baik ekstrak rimpang gandasuli maupun kunyit memiliki aktivitas analgetik, namun penggunaan kombinasi keduanya menunjukkan efek sinergis yang jauh lebih signifikan dalam menurunkan respon nyeri. Kombinasi ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif analgesik herbal yang efektif dan aman. Abstract (EN): Ginger lily rhizome (Hedychium coronarium J. Koenig) and turmeric rhizome (Curcuma longa L.) are traditional medicinal plants known to have pharmacological activities, including analgesic effects. However, scientific data on the effectiveness and synergistic potential of combining both rhizomes are still limited. This study aimed to evaluate the analgesic effect of ethanol extracts of ginger lily and turmeric rhizomes, both individually and in combination, in male white mice (Mus musculus) using the writhing test method. A true experimental design with a completely randomized design was applied, involving six treatment groups: negative control (Na CMC), positive control (acetic acid), reference drug (aspirin), ginger lily extract, turmeric extract, and their combination. Pain was induced by intraperitoneal injection of 1% acetic acid, and the pain response was measured based on the number of writhes observed over 30 minutes. The results showed that ginger lily extract had an analgesic effectiveness of 55.90%, turmeric extract 4.01%, and the combination extract showed the highest effectiveness at 92.10%, approaching that of aspirin (100%). It can be concluded that both ginger lily and turmeric extracts exhibit analgesic activity, and their combination produces a significantly stronger synergistic effect in reducing pain response. This combination has potential to be developed as an effective and safe herbal analgesic alternative.