Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Strategi Pengelolaan Limbah Medis Padat Rumah Sakit Berdasarkan Permenkes No. 2...
Buka Dokumen (Google Drive)
Tesis 2025

Strategi Pengelolaan Limbah Medis Padat Rumah Sakit Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023 di RSUD Padang Pariaman Tahun 2025.

Penulis
Melia Memory
Pembimbing
Silvia; Nurdin
Jenis repository
Tesis
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S2 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
03 Februari 2026

Abstrak

Pengelolaan limbah medis padat di rumah sakit merupakan aspek penting untuk menjaga kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja. Apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai kerugian manusia, lingkungan dan dapat menimbulkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan limbah medis padat berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 di RSUD Padang Pariaman. Penelitian menggunakan desain deskriptif pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Informan terdiri dari semua petugas yang terlibat dalam pengelolaan limbah medis padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun rumah sakit telah memiliki SOP dalam pengelolaan limbah medis padat, sumber daya manusia yang mencukupi, TPS limbah medis padat, dan bekerja sama dengan pihak ketiga, masih terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan anggaran dan sarana prasarana, rendahnya kepatuhan dalam melaksanakan SOP, dan kurangnya monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Dapat disimpulkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di RSUD Padang Pariaman Tahun 2025 sudah mengacu kepada Permenkes No.2 Tahun 2023, meskipun dalam pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala. RSUD Padang Pariaman sudah memiliki arah strategis yang jelas dalam mengelola limbah medis padat, akan tetapi keberhasilan implementasinya masih sangat bergantung pada dukungan dana, kelengkapan sarana, serta kecukupan dan kompetensi SDM. Abstract (EN): Solid medical waste management in hospitals is a crucial aspect of maintaining environmental health and occupational safety. If not managed properly, it can cause various harm to humans and the environment, and can even lead to disease. This study aims to determine the solid medical waste management strategy based on Minister of Health Regulation No. 2 of 2023 at Padang Pariaman Regional Hospital. The study used a descriptive design with a qualitative approach through in-depth interviews, field observations, and document reviews. Informants consisted of all personnel involved in solid medical waste management. The research results show that although the hospital has SOPs for solid medical waste management, sufficient human resources, a solid medical waste disposal site (TPS), and collaboration with third parties, several obstacles remain, including limited budget and infrastructure, low compliance with SOPs, and a lack of ongoing monitoring and evaluation. It can be concluded that solid medical waste management at Padang Pariaman Regional Hospital in 2025 adheres to Minister of Health Regulation No. 2 of 2023, although its implementation still faces several obstacles. Padang Pariaman Regional Hospital has a clear strategic direction for solid medical waste management, but its successful implementation still depends heavily on financial support, complete facilities, and the adequacy and competence of human resources.

Kata Kunci

Pengelolaan limbah medis padat strategi rumah sakit