Pengaruh Terapi Genggam Jari Dan Terapi Rendam Kaki Air Hangat Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2025.
- Penulis
- Desi Maqfiroh
- Pembimbing
- Reza Olyverdi
- Jenis repository
- KTI
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Hipertensi adalah kondisi meningkatnya tekanan darah secara persisten di atas normal yang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal, terutama pada kelompok lansia. Salah satu alternatif yang mudah dilakukan adalah terapi genggam jari dan terapi rendam kaki air hangat. Kedua terapi ini terbukti memberikan efek relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, serta membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi genggam jari dan rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen tanpa kelompok pembanding. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah populasi 73 orang lansia hipertensi di Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19 Mei hingga 13 Juni 2025. Intervensi diberikan sebanyak 12 kali dengan frekuensi tiga kali per minggu. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer pada setiap 10 responden. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum perlakuan sebesar 167,7 mmHg dan menurun menjadi 146,8 mmHg setelah perlakuan. Sementara itu, ratarata tekanan darah diastolik sebelum perlakuan sebesar 102,4 mmHg dan menurun menjadi 93,2 mmHg setelah perlakuan. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,005 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tekanan darahsebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi genggam jari dan rendam kaki air hangat efektif menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Disarankan agar lansia melakukan terapi ini secara rutin 2– 3 kali seminggu sebagai terapi pendamping obat, serta tetap melakukan kontrol ke tenaga kesehatan. Abstract (EN): Hypertension is a condition where blood pressure persistently rises above normal levels, potentially leading to serious complications such as stroke, heart disease, and kidney failure, especially among the elderly. One easy alternative therapy is finger holding therapy and warm water foot soak therapy. Both therapies have been proven to provide relaxation, improve blood circulation, and help lower blood pressure. This study aimed to determine the effect of finger holding therapy and warm water foot soak therapy in reducing blood pressure among elderly hypertensive patients. The research used a quasi-experimental design, with purposive sampling technique. The population consisted of 73 elderly hypertensive individuals at the Tigo Baleh Public Health Center, Bukittinggi City. The study was conducted from May 19 to June 13, 2025. The intervention was given 12 times, with a frequency of three times per week. Blood pressure was measured using a sphygmomanometer on 10 respondents. The results showed that the average systolic blood pressure before treatment was 167.7 mmHg, which decreased to 146.8 mmHg after the intervention. Meanwhile, the average diastolic pressure decreased from 102.4 mmHg to 93.2 mmHg. Statistical tests showed a p-value = 0.005 (p < 0.05), indicating a significant difference between blood pressure before and after the intervention. The conclusion of this study is that finger holding therapy and warm water foot soak therapy effectively lower blood pressure in elderly hypertensive patients. It is recommended that elderly individuals perform these therapies regularly 2–3 times a week as a complementary treatment alongside medication and continue to consult healthcare professionals.