Pengaruh Swiss Ball Exercise Dan Balance Strategy Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Pada Lansia di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi.
- Penulis
- Azzahra Dwi Syafira
- Pembimbing
- Erit Rovendra
- Jenis repository
- KTI
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Lanjut usia (lansia) merupakan fase kehidupan yang ditandai dengan penurunan berbagai fungsi tubuh, termasuk keseimbangan dinamis, yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Fisioterapi memiliki peran penting dalam meningkatkan keseimbangan melalui intervensi latihan fisik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Swiss Ball Exercise dan Balance Strategy Exercise terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi tahun 2025. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah populasi 800 lansia dan sampel 10 lansia yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini quasi eksperimen serta menggunakan pendekatan PreTest dan PostTest dengan rancangan penelitian membandingkan nilai keseimbangan dinamis sebelum diberikan intervensi Swiss Ball Exercise dan Balance Strategy Exercise dan setelah diberikan intervensi Swiss Ball Exercise dan Balance Strategy Exercise. Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu dengan total perlakuan 12 kali, keseimbangan dinamis diukur menggunakan Time Up and Go Test (TUGT). Hasil penelitian berdasarkan uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa nilai rata-rata keseimbangan dinamis pada lansia sebelum diberikan intervensi yaitu 22,3 detik dan setelah diberikan intervensi terlihat adanya peningkatan menjadi 18,29 detik. Terdapat perbedaan rata rata keseimbangan dinamis yaitu 4,01 dengan nilai P-Value = 0,001 < (0,05). Artinya Ho ditolak yang bermakna bahwa ada pengaruh Swiss Ball Exercise dan Balance Strategy Exercise terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia Di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi tahun 2025. Abstract (EN): The elderly is a phase of life marked by a decline in various bodily functions, including dynamic balance, which can increase the risk of falls and reduce quality of life. Physiotherapy plays an important role in improving balance through physical exercise interventions. This study aims to determine the effect of Swiss Ball Exercise and Balance Strategy Exercise on improving dynamic balance in elderly people at the Mandiangin Community Health Center, Koto Selayan, Bukittinggi City in 2025. The sampling method used was purposive sampling with a population of 800 elderly individuals and a sample of 10 who met the inclusion and exclusion criteria. The study employed a quasi-experimental design with a Pre-Test and Post-Test approach, comparing dynamic balance scores before and after the intervention of Swiss Ball Exercise and Balance Strategy Exercise. The intervention was carried out over 4 weeks, with a frequency of 3 times per week, totaling 12 sessions. Dynamic balance was measured using the Timed Up and Go Test (TUGT). The results, based on the Paired Sample T-Test, showed that the average dynamic balance time before the intervention was 22.3 seconds, and after the intervention, it improved to 18.29 seconds. There was an average difference in dynamic balance of 4.01 seconds, with a P-Value = 0.001 < (0.05). This indicates that the null hypothesis (Ho) is rejected, meaning that there is a significant effect of Swiss Ball Exercise and Balance Strategy Exercise on improving dynamic balance in the elderly at the Mandiangin Community Health Center, Koto Selayan, Bukittinggi City in 2025.