Pengaruh Sosialisasi tentang Teknik Penyuntikan Subcutan pada Bayi terhadap Keterampilan Bidan Puskesmas di Wilayah Kerja Puskesmas Air Santok Kecamatan Pariaman Timur Tahun 2015
- Penulis
- Nila Andriani
- Pembimbing
- Silvia; Detty Afriyanti
- Jenis repository
- Laporan tugas akhir
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D4 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 05 April 2017
Abstrak
Berdasarkan laju pembangunan kesehatan di Indonesia diarahkan kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 menyatakan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, sumber daya kesehatan perlu ditingkatkan dan didayagunakan, yang meliputi sumber daya manusia kesehatan, pembiayaan kesehatan, serta sediaan farmasi dan alat kesehatan. Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan prosedur penyuntikan, maka meningkat pula kejadian/efek samping dari setelah penyuntikan. Salah satu teknik penyuntikan adalah dengan cara melakukan penyuntikan subcutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sosialisasi tentang teknik penyuntikan Subcutan pada Bayi terhadap keterampilan Bidan Puskesmas di wilayah kerja puskesmas Air Santok Kecamatan Pariaman Timur Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan quasy eksperimen pre post test design yang dilakukan pada 20 orang Bidan Puskesmas yang diambil secara total sampling. Sosialisasi tentang teknik penyuntikan dilakukan pada 20 orang Bidan Puskesmas. Keterampilan diukur dengan menggunakan daftar tilik tentang teknik penyuntikan Subcutan Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sosialisasi tentang teknik penyuntikan Subcutan pada Bayi terhadap keterampilan Bidan Puskesmas dimana p value = 0,000 (p < 0,05). Peningkatan keterampilan sesudah sosialisasi lebih tinggi dari pada sebelum sosialisasi dari 25,5 menjadi 28,6 sesudah diberikan sosialisasi. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan Bidan Puskesmas. Diharapkan untuk dapat lebih meningkatkan keterampilan Bidan Puskesmas melalui sosialisasi dan pelatihan serta diklat tentang teknik penyuntikan dan dengan sosialisasi keterampilan Bidan tentang Penyuntikan Subkutan sesuai dengan evidance based terbaru. Abstract (EN): ABSTRACT Based on the pace of development of health in Indonesia is directed to the National Medium Development Plan (RPJMN) 2015-2019 states in the implementation of health development health resources need to be improved and utilized,which include health human resources, With the increasing needs of the community will be the injection procedure, it also increases the incidence/side effects following injection One injection technique is by injecting subcutan The purpose of this study was to analyze the effect of socialization on the injection technique subcutan Infant against center midwife skills in the working area of Puskesmas Air Santok East Pariaman District 2015 This research uses experimental design quasy pre post test design was conducted on 20 people center midwife taken by total sampling. Socialization of the injection technique performed on 20 people Widwife Puskesmas. Skills measured by using a checklist of injection technique subcutan Data were analyzed using t test. The results showed that there significant socialization of injection technique subcutan infact skills against Bidan Puskesmas where p value = 0.000 (p <0.05). Increase socialization skills after higher than before the socialization of 25,5 to 28.6 after given socialization. The results of this study are a significant influence the improvement of skills center midwife. It is expected tofurther enhance the skills widwife Puskesmas through socialization and training as well as training on injection technique and socialization skills of Midwives Subcutaneous Injections in accordance with the latest evidance based.