Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Gizi Seimbang Terhadap Pengetahuan Pada Ibu Hamil dengan Media Buku Saku di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai PenuhTahun 2024.
- Penulis
- Yolanda Nestiana
- Pembimbing
- Detty Afriyanti Sukandar
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Jambi)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Kekurangan gizi selama kehamilan bisa menyebabkan anemia, bayi terlahir dengan berat badan lahir rendah, juga menyebabkan bayi lahir cacat, sehingga hal ini nantinya dapat memicu terjadinya stunting pada anak. Dengan masih banyaknya mitos-mitos tentang nutrisi di Indonesia yang dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan ibu hamil yang merupakan akibat kurangnya pengetahuan ibu serta jarangnya mendapat penyuluhan kesehatan terkait kebutuhan gizi pada masa kehamilan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang gizi seimbang terhadap pengetahuan pada ibu hamil dengan media buku saku di Puskesmas Pondok Tinggi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain quasy eksperimen dengan rancangan penelitian one grup pretest posttest desaign. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Jumlah sampel 40 orang ibu hamil trimester 1,2,3. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan item 20 pertanyaan. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro Wilk. Pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample T Test. Hasil analisis univariat didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan dengan media buku saku sebanyak 8,88% , setelah diberikan penyuluhan 15,23%. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh peningkatan skor pengetahuan ibu hamil yang diberikan penyuluhan dengan media buku saku dengan p value = 0,000 < dari 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya pengaruh penyuluhan kesehatan tentang gizi seimbang terhadap pengetahuan ibu hamil dengan media buku saku di Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh. Saran pada penelitian ini diharapkan ibu lebih aktif mengikuti penyuluhan kesehatan pada kegiatan posyandu yang di adakan petugas kesehatan,dimana dalam kegiatan posyandu ibu lebih banyak mendapatkan informasi yang lebih akurat. Abstract (EN): Malnutrition during pregnancy can cause anemia, babies are born with low birth weight, it can also cause babies to be born with defects, so this can later lead to stunting in children. There are still many myths about nutrition in Indonesia which can cause problems for the health of pregnant women which is a result of mothers' lack of knowledge and rarely receiving health education regarding nutritional needs during pregnancy. The aim of this research was to determine the effect of health education about balanced nutrition on knowledge among pregnant women using pocket books at the Pondok Tinggi Community Health Center. This research method is quantitative, using a quasi-experimental design with a one group pretest posttest research design. The sampling technique was accidental sampling. The total sample was 40 pregnant women in trimesters 1, 2, 3. This research instrument uses a questionnaire with 20 questions. Data normality test using the Shapiro Wilk test. Data management and analysis was carried out using the Paired Sample T Test. The results of the univariate analysis showed that the average knowledge before being given health education using pocket book media was 8.88%, after being given the education it was 15.23%. The results of this study show that there is an effect of increasing the knowledge scores of pregnant women who are given counseling using pocket book media with p value = 0.000 < 0.05. The conclusion of this research is that there is an influence of health education about balanced nutrition on the knowledge of pregnant women using pocket book media at the Pondok Tinggi Community Health Center, Sungai Penuh City. The suggestion in this research is that it is hoped that mothers will be more active in participating in health education at Posyandu activities held by health workers, where in Posyandu activities mothers will get more accurate information.