Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perilaku Kader TB Dalam Penemuan Suspek TB di Puskesmas Piladang Tahun 2017
- Penulis
- Ade Feronika
- Pembimbing
- Aria Wahyuni; Imelda R. Kartika
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Keperawatan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 31 Maret 2017
Abstrak
Tuberkulosis merupakan penyakit menular pada paru yang disebabkan oleh bakteri yaitu Mycobacterium tuberculosis. Pendidikan kesehatan adalah penerimaan secara sukarela perilaku yang akan meningkatkan atau memelihara kesehatan. Tujuan pendidikan kesehatan adalah mengubah perilaku individu atau masyarakat dibidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku kader TB dalam penemuan suspek TB di Puskesmas Piladang tahun 2017.Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen, dengan one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader TB di Puskesmas Piladang. Sampel sejumlah 39 orang yang diambil secara total sampling. Cara pengumpulan data dengan kuesioner. Dan hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian ini didapat rata-rata pengetahuan kader TB sebelum diberikan pendidikan kesehatan 13,23 dan setelah pendidikan kesehatan 17,36. Rata- rata sikap kader TB sebelum pendidikan kesehatan 28,05 dan setelah pendidikan kesehatan 30,97. Rata-rata tindakan kader TB sebelum pendidikan kesehatan 0,18 dan setelah pendidikan kesehatan 1,54. Hasil uji statistik didapat ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan kader TB sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan nilai p= 0,000, sikap kader TB sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan nilai p= 0,000, tindakan kader TB sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan nilai p= 0,000. Berdasarkan hal diatas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan kader TB dalam penemuan suspek TB. Diharapkan petugas kesehatan di Puskesmas dapat memberikan pendidikan kesehatan secara rutin kepada kader TB. Abstract (EN): Tuberculosis is an infectious disease of the lungs caused by bacteria such as Mycobacterium Tuberculosis. Health education is a voluntary acceptance of behavior that will improve or montain health. The pupose of health education is to change the behavior of an individual or comunity health. This study aims to determine the behavior of cadres Tuberculosiss in the discovery of suspected tuberculosis in Puskesmas Piladang 2017. The kind of this research is quasi experimental with one group pretest-postest design.The population in the study of all cadres Tuberculosis in Puskesmas Piladang. The sample 39 people with total sampling. The data collected by quesioner and the results were analyzed using the wilcoxon test The result of this research can average knowledge cadres TB are given health education before 13,23, after being given health education 17,36,the average attitude cadre TB before health education 28,05 and after health educatin 30,97, the average actin before health education 0,18, after health education 1,54. Statistical test result obtained were significant differences between knowledge cadre TB before and after being given health educatin with p= 0,000, attitude cadre TB before and after being given health educatin with p= 0,000, action cadre TB before and after being given health educatin with p= 0,000. Based of the result above can be concluded that there is influence of health education on knowledge, attitude, and actions cadre TB in the discovery of suspecter tuberculosis. Health workers in Puskesmas are expected to provide heath education on a regelar basis to the cadre TB.