Pengaruh Pemberian Vestibular Stimulation Exercise Untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Pada Anak Down Syndrome Di SLB Bukittinggi
- Penulis
- Shandrina Putri
- Pembimbing
- Riri Segita
- Jenis repository
- KTI
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
berdampak pada retardasi mental. Retardasi mental merupakan masalah dunia dengan implikasi yang besar terutama bagi negara berkembang. Tujuan Penelitian: bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Latihan Vestibular Stimulasi Untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Pada Anak Down Syndrome di SLB Bukittinggi. Metode Penelitian:Desain penelitian yang digunakan pada Quasi Experiment dengan pendekatan one group pretest and postest dengan sampel sebanyak 9 orang. Penelitian dilakukan selama 4 minggu. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, yaitu sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil: Menunjukkan bahwa rata rata Keseimbangan dinamis setelah diberikan Vestibular Stimulation yaitu 3.9378. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh Pemberian Vestibular Stimulation Exercise terhadap keseimbangan dinamis pada anak Down syndrome di mana terjadi peningkatan rata-rata skor keseimbangan dinamis tetapi tidak signifikan setelah 12 kali intervensi. Abstract (EN): Background: Down syndrome is a chromosomal disorder that results in mental retardation. Mental retardation is a global issue with significant implications, especially for developing countries. Objective: This study aims to determine the effect of Vestibular Stimulation Exercise on improving dynamic balance in children with Down syndrome at SLB (Special Needs School) Bukittinggi. Methods: The study used a quasi-experimental design with a one-group pretest- posttest approach, involving a sample of 9 participants. The intervention was carried out over 4 weeks, with participants selected through purposive sampling, based on inclusion and exclusion criteria. Results: The average dynamic balance score after the vestibular stimulation intervention was 3.9378. Conclusion: Although there was an increase in the average dynamic balance score after 12 sessions of vestibular stimulation, the change was not statistically significant. Therefore, it was concluded that Vestibular Stimulation Exercise did not have a significant effect on improving dynamic balance in children with Down syndrome at SLB Bukittinggi.