Pengaruh Pemberian Ultrasound Therapy dan William Flexion Exercise Terhadap Peningkatan Lingkup Gerak Sendi Lumbal Pada Penderita Low Back Pain di RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2015
- Penulis
- Aristia Wulandari
- Pembimbing
- Misrawati Ishak
- Jenis repository
- Karya Tulis Ilmiah
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 17 April 2017
Abstrak
Low Back Pain dapat dicegah dengan melakukan latihan fisik dan terapi. William Flexion adalah latihan yang dirancang secara otomatis akan melatih kekuatan otot panggul sedangkan Ultrasound adalah terapi menggunakan gelombang suara tinggi (frekuensi > 20.000 Hz). Pemberian intervensi ini mampu membantu tubuh pasien agar tetap bugar, karena Ultrasound dan William Flexion Exercise mampu melatih tulang tetap kuat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ultrasound dan william flexion dengan peningkatan lingkup gerak sendi di RSAM Bukittinggi. Penelitian ini bersifat Quasi eksperimen, dengan analisa data menggunakan Analisa Univariat dan Bivariat dengan uji statistic non parametrik dengan metode Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 29 juni-14 juli 2015 dan populasi adalah seluruh penderita Low back Pain di RSAM Bukittinggi berjumlah 128 orang dengan jumlah sampel sebanyak 5 orang. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Alat yang digunakan untuk mengukur LGS Goneometer serta menggunakan lembar observasi. Dari uji statistik didapatkan nilai signifikan Ultrasound dan William Flexion dengan peningkatan LGS dengan pvalue = flexi 0.038 ekstensi 0.042 lateralflexi 0.046 dengan rata-rata lgs sebelum dan sesudah intervensi flexi 3.00 ekstensi 3.00 lateralflexi 2.50 dapat disimpulkan adanya pengaruh Ultrasound dan William Flexion dengan peningkatan LGS. Dengan adanya pengaruh ultrasound dan William Flexion terhadap peningkatan LGS pada penderita low back pain diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan penyuluhan secara berkala setiap kegiatan dalam menganjurkan pasien melakukan terapi sesuai dengan jadwalnya. Abstract (EN): Low Back Pain can be prevented by exercising and theraphy. William Flexion is an exercise that is constructed to train the strengh of pelvis muscle automatically, meanwhile ultrasound is kind of therapy that use high sound wave (frequency>20.000 Hz). The giving of this intervention can keep the body’s freshness of the patients, because ultrasound and William Flexion Exercise can make the bones stronger. The aim of this research is to know the effect of the giving of ultrasound and william flexion in increasing of Joints’ Movement Space in Low Back Pain at RSAM Bukittinggi. This research is quasi experiment, which the data analysis is using Univariat and Bivariat analysis with non parametic statistic test and using Wilcoxon Signed Rank Test method. This research was held on June 29th – July 14th, 2015 and the population is all of the patients of low back pain in RSAM, about 128 patients and there are 5 samples. The technique that is used in taking the sample is purposive sampling. The tool that are used in measuring LGS Goneometer and observation sheets. From the statistic test, it can take a significant value of Ultrasound and William Flexion where the increasing of LGS, pvalue = flexi 0.038 extention 0.042 lateralflexi 0.046 and the mean of LGS before flexi intervention 32.00 extention 12.00 lateralflexi 13.00 and the mean of LGS after intervention flexi 50.00 extention 24.00 lateralflexi 17.00 can be concluded that there are the effects of ultrasound and William Flexion in increasing LGS. After knowing the effect of ultrasound and William Flexion toward the increasing of LGS in low back pain patients, it is hoped to the medics to increase the socialization and suggest the patients to do theraphy according to the schedule.