Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Pengaruh Pemberian Latihan Circuit Training Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Baw...
Buka Dokumen (Google Drive)
KTI 2025

Pengaruh Pemberian Latihan Circuit Training Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Bawah Pada Non Atlet Bela Diri Tarung Derajat Kota Bukittinggi

Penulis
Wulan Duri Oktavia
Pembimbing
Annisa Adenikheir
Jenis repository
KTI
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D3 Fisioterapi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
04 Februari 2026

Abstrak

Latar Belakang : Daya ledak otot adalah kemampuan sebuah otot atau sekelompok otot untuk mengatasi tahanan beban dengan kecepatan tinggi dalam suatu gerakan yang utuh. Tujuan Penelitian : Bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian circuit training terhadap daya ledak otot tungkai bawah pada non atlet bela diri tarung derajat kota Bukittinggi. Metode Penelitian : desain penelitian yang digunakan pada Quasi Experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest dengan sampel 11 orang. Penelitian dilakukan selama 4 minggu. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, yaitu sesuai dengan kriteria ìnklusi dan eksklusi. Hasil : Menunjukan bahwa rata-rata daya ledak otot tungkai bawah non atlet setelah diberikan circuit training yaitu 20.82 Kesimpulan : Ada terdapat pengaruh Pemberian latihan circuit training terhadap daya ledak otot tungkai bawah non atlet bela diri tarung derajat Kota Bukittinggi. Abstract (EN): Background: Explosive muscle power is the ability of a muscle or group of muscles to overcome resistance at high speed in a complete movement. Objective: This study aims to determine the effect of circuit training on the lower limb explosive power of non-athlete Tarung Derajat martial arts practitioners in Bukittinggi City. Methods: This research applied a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 11 participants selected through purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. The intervention was carried out over 4 weeks. Results: The results showed that the average lower limb explosive power after circuit training was 20.82. Conclusion: Circuit training has a significant effect on improving lower limb explosive power in non-athlete Tarung Derajat martial arts practitioners in Bukittinggi City.

Kata Kunci

Circuit Training Daya Ledak Otot Tungkai Bawah Non Atlet