Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Karya Tulis Ilmiah 2017

Pengaruh Pemberian Infra Red (IR) dan Stretching Terhadap Pengurangan Nyeri Pada Kasus Cervical Syndrome Di Rumah Sakit Umum Daerah Batusangkar Tahun 2015

Penulis
Fitri Yasta
Pembimbing
Himyar Djabbar
Jenis repository
Karya Tulis Ilmiah
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D3 Fisioterapi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
17 April 2017

Abstrak

Cervical Syndrome adalah sekumpulan gejala berupa nyeri tengkuk, nyeri yang menjalar ,rasa kesemutan, spasme otot yang disebabkan karena perubahan struktural. Di RSUD Batusangkar tahun 2014 diketahui bahwa 5% pasien yang datang keruangan fisioterapi, adalah pasien dengan keluhan cervical syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian infra red (IR) dan Stretching terhadap Pengurangan Nyeri pada Kasus Cervical Syndrome di Rumah Sakit Hanafiah Batusangkar Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan pre dan post test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien penderita cervical syndrome di Rumah Sakit Hanafiah Batusangkar pada bulan Januari sampai Oktober tahun 2015 yang berjumlah 110 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 8orang .Pengumpulan data menggunakan lembar observasi intensitas nyeri dan pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji t-dependent tes atau wilcoxon jika sebaran data tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skala nyeri tekan sebelum intervensi 3,75 dan nyeri gerak 6,38 menjadi nyeri tekan 1,88 dan nyeri gerak 3,38 setelah intervensi. Hasil anlaisis statistic ada penurunan intensitas nyeri sebelum dan setelah intervensi dengan beda rata-rata nyeri tekan 1,875 (p = 0,000) dan beda rata-rata nyeri gerak 3,000, p = 0,011. Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Infra Red (IR) dan stretching efektif menurunkan intensitas nyeri cervical syndrome. Untuk itu diharapkan kepada pihak terkait untuk dapat selalu mengembangkan metodemetode pelayanan fisioterapis dalam rangka menurunkan intensitas nyeri cervical syndrome salah satunya penerapan terapi dengan modalitas Infra Red (IR) dan stretching di RSUD Hanafiah Batusangkar Tahun 2015. Abstract (EN): Cervical Syndrome is a mount of symptons as painful in back neck , pain spreads ,numb spasmeof muscle caused by changing of stuctural. In RSUD Batusangkar in 2014 known that 5% clients who came to physiotherapy’s Room, As client who has complain cervical syndrome in Hanafiah hospital Batusangkar in 2015. Kind of Research is quasi experiment with closed to pre and post test . Population of research is all cervical syndrome clients in HanafiahBatusangkar Hospital Batusangkaran January until october 2015 is 110 clients. Taking syamples to apply purposive samling technique so had qot 8 client. Collecting datesaplied the pain intensity oservation sheets and processing date resulting of observation were done by compiting as performing t. dependent test or wilcoxon if it was not normal. The result seen that scale of pain of tensien before intervention 3,75 and pain of movement 6,38 because pain of tensien 1,88 and pain of movement 3,38 after intervention. The statistic analysis result had decreased intensity of painfull before and after intervention by different appropriate of pain of tensien 1,875 (p = 0,000 and different of pain of movement 3,000, P = 0,011. Be able to beconcluded that giving therapy by modality Infra Red (IR) and stretching is effective to decrease intensity of cervical syndrome pain there fore. Hope to all the people who involved always can improve to service the physiotherapy metodes which can decrease cervical syndrome’s pain either in doing therpy by modality infra red (IR) and stretching in Hanafiah hospital Batusangkar in 2015

Kata Kunci

IR Stretching Nyeri Cervical Syndrome