Pengaruh Pemberian Infra Red (IR) dan Contract Relax Terhadap Pengurangan Nyeri Gerak Dan Nyeri Tekan Pada Kasus Cervical Syndrome Di RS.Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2015
- Penulis
- Desi Hariani
- Pembimbing
- Yelva Febriani
- Jenis repository
- Karya Tulis Ilmiah
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 17 April 2017
Abstrak
Cervical syndrome adalah sekumpulan gejala berupa nyeri tengkuk, nyeri yang menjalar, rasa kesemutan yang menjalar, spasme otot yang disebabkan oleh gangguan musculoskeletal dimana terjadi ketegangan dan peregangan otot dan ligamentum sekitar leher. Dari data RS.Dr.Reksodiwiryo Padang tahun 2014 menunjukan bahwa pasien cervical syndrome atau mengalami nyeri pada leher telah mencapai 30%. Kebanyakan penderita cervical syndrome disebabkan oleh adanya pemendekan dari otot levator scapula yang menghubungkan daerah leher dan bahu. Jenis Penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan pre dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Cervical Syndrome di RS.Dr.Reksodiwiryo Padang tahun 2014 yang berjumlah 140 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 8 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi intensitas nyeri dan pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji t-test dependent test atau wilcoxon jika sebaran data tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skala nyeri tekan sebelum intervensi 6.88 dan nyeri gerak 7,25 nyeri tekan setelah intervensi 3,38 dan nyeri gerak 3,75 setelah intervensi. Hasil analisis statistic ada penurunan intensitas nyeri sebelum dan setelah intervensi dengan beda rata-rata nyeri tekan dengan ( p = 0.011 ) dan nyeri gerak ( p=0.000 ). Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Infra Red dan Contract Relax efektif menurunkan Intensitas Nyeri Gerak dan Nyeri Tekan pada kasus Cevical Syndrome. Untuk itu diharapkan pada pihak terkait untuk dapat selalu mengembangkan metode-metode pelayanan fisioterapi dalam rangka menurunkan intensitas nyeri gerak dan nyeri tekan pada kasus Cervical Syndrome salah satunya penerapan terapi dengan modalitas Infra Red dan Contract Relax. Abstract (EN): Cervical syndrome is amount of symptons such as back neck „s pain. Which spreads numbs, spasme of muscle caused by disruption of musculoskletal which has tightness and muscle stretching and ligamentum around neck. From RS. DR. REKSODIWIRYO‟S data in padang 2014 seen that clients of cervical syndrome or experienced pain in neck achived 30 %. Most dients of cervical syndrome caused by shorten contacted to neck and shoulder region. Kind of observation is guasi experiment by approaching pre and post test. Population in this research is all cervical syndrome‟s clients in rs. Dr. reksodiwiryo padang in 2014 had 140 clients . sampling on research using purposive sampling technique so obtained that sampling 8 clients. Collecting data applied pain observation sheet and data processing of resulting research were done as computerisasi used t-test dependent test or wilcoxon if it data sheets are not normal. The result of research seen that stress pain scale appropriate before intervension 6, 88 and movement pain 7,25 stress pain after intervension 3,38 and movement pain 3,75. After intervension . statistic analysis result has decresed pain intensity before and after intervension by appropriate deference stress pain with (p= 0,011) and movement pain (p= 0,000). It could be concluded that giving therapy by modality infra red and contract relax which affective to decrease the intensity of pain stress and movement in cerv ical syndrome cases. For that is hoped for all people related could always axplore the service methods of physiotherapy which could decrease the intensity of pain movement and pain compression in cervical syndrome problem which either application of therapy by modality of infra red and contract relax.