Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Karya Tulis Ilmiah 2017

Pengaruh Pemberian Infra Red (IR) dan Breathing Exercise Terhadap Ekspansi Thorak Pada Pasien ISPA DI RSUD Solok Tahun 2015

Penulis
Mira
Pembimbing
Aria Wahyuni
Jenis repository
Karya Tulis Ilmiah
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D3 Fisioterapi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
17 April 2017

Abstrak

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah radang akut saluran pernafasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus tanpa atau disertai radang parenkim paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Infra Red (IR) dan Breathing Exercise terhadap ekspansi thorak pada pasien ISPA di RSUD Solok Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan pre dan post test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien ISPA di RSUD Solok Tahun 2015 yang berjumlah. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 19 orang per bulan sehingga didapatkan sampel sebanyak 8 orang pasien. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi ekspansi thorak. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji t-dependent test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ekspansi thorak sebelum intervensi adalah 1,37 cm dan setelah intervensi meningkat menjadi 3,375 cm. Hasil analisis statistik non parametric menggunakan uji wilcoxon diketahui pada ada perbedaan rata-rata ekspansi thorak sebelum dan setelah intervensi dengan nilai p = 0,005 (p< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Infra Red (IR) dan breathing exercise efektif dalam meningkatkan ekspansi thorak pada penderita ISPA. Untuk itu diharapkan kepada berbagai pihak untuk dapat selalu memberikan dukungan dan motivasi kepada pasien penderita ISPA untuk selalu periksakan diri kerumah sakit, dengan kerjasama yang baik antara terapis, pasien, keluarga dan masyarakat diharapkan akan tercapai keberhasilan terapi dengan menggunakan IR dan dan Breathing exercise untuk meningkatkan ekspansi thorak. Abstract (EN): ISPA in indonesia is still high, especially for children which are under five. Around 20% - 30% the death of them caused by ISPA. Infection disease of breath acute ( ISPA ) is inflamed upper respiratory tract and lower which caused by bacteria infection and virus with out or as wellas inflamed lungs parenkim. This research purposes to expand thorac to clients ISPA in RSUD Solok in 2015. Kind of tuis research is quasi experiment by approaching pre and post test. Population to reseaching is all clients ISPA in RSUD Solok in 2015. Purposing sampling in this research applies purposing sampling technique from 19 people so that cau get sample 8 clients. By collecting data by using thorac expansion observation sheet. Data processes of research resulting is done by computer by applying t- dependent test. The research result seen that the expansion of appropriate thorac before intervension is 1,37 after of intervension incieases 3,375. The result of statistic analysis non parametric applies wilcoxon test known at difference of appripriate expansion thorac before and intervension which valueable p=0,005 ( p< 0,005 ) The conclusion that given by therapy with modality in infra Red (IR) and breathing exercise which effective in increasing expansion thorac to ISPA clients. For that hope for all people who always be able to give support and motivation to ISPA’s clients always come to see hospital by good teamwork anoug therapist, clients, families and people were hoped will advieve successful but by using IR and breathing exercise to increase thorac expansion.

Kata Kunci

IR Breathing Exercise Ekspansi Thorak