Pengaruh Pemberian Infra Red dan Seated Exercion Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri Osteoarhtritis Genu di Rumah Sakit Otak Bukittinggi Tahun 2025.
- Penulis
- Mutia Amora Zalenda
- Pembimbing
- Siti Munawarah
- Jenis repository
- KTI
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Gangguan yang sering terjadi pada lansia yang dapat mempengaruhi aktivitas hidup sehari hari disertai dengan timbulnya berbagai penyakit dan penurunan fungsi tubuh, penyakit degeneratif yang sering terjadi pada proses penuaan salah satunya yaitu Osteoarthritis. Infra Red merupakan jenis terapi menggunakan gelombang elektromagnetik memberikan sinar hangat yang dapat meningkatkan vasodilatasi sehingga memperlancar metabolisme untuk mengurangi nyeri. Seated Exercion Exercise merupakan salah satu latihan yang dilakukan dalam posisi duduk, latihan ini metode yang efektif untuk meningkatkan mobilitas dan mengurangi nyeri pada pasien Osteoarthritis. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Infra Red dan Seated Exercion Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri Osteoarhtritis Genu di Rumah Sakit Otak Bukittinggi Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 407 dan sampel 10 orang yang diberikan Infra Red dan Seated Exercion Exercise selama 4 minggu dengan frekuensi 2 kali dalam seminggu. Nyeri diukur menggunakan Visual Analoge Scale (VAS). Hasil penelitian yaitu ada pengaruh pemberian Infra Red dan Seated Exercion Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri Osteoarhtritis Genu di Rumah Sakit Otak Bukittinggi dengan nilai p value = 0,000 < É‘ (0,05). Kesimpulan dan saran : Diharapkan lansia dengan nyeri Osteoarhtritis melakukan latihan dengan sistematis dan berulang.