Pengaruh Pemberian Ergo Care Heel Exercise Dan Calf Raise Exercise Terhadap Keseimbangan Dinamis Lansia Di Panti Jompo Wisma Cinta Kasih Padang Tahun 2025.
- Penulis
- Mellisyha Siti Nurhalia
- Pembimbing
- Riri Segita
- Jenis repository
- KTI
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Padang, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan jumlah lansia terus bertambah setiap tahunnya, termasuk di Sumatera Barat yang kini memasuki fase ageing population. Lansia mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif, seperti melemahnya otot ekstremitas bawah serta penurunan fungsi proprioseptif dan vestibular, yang berdampak pada gangguan keseimbangan dan risiko jatuh. Di Panti Jompo Wisma Cinta Kasih Padang, tercatat 30,88% lansia mengalami gangguan keseimbangan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh latihan Ergo Care Heel Exercise dan Calf Raise Exercise terhadap keseimbangan dinamis lansia. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Instrumen pengukuran menggunakan Time Up and Go Test pada 10 responden. Hasil: menunjukkan peningkatan keseimbangan dinamis dengan rata-rata sebelum intervensi 22,47 dan sesudah intervensi 22,0690, serta terdapat perbedaan signifikan dengan nilai p = 0,005 (p < 0,05). Meskipun peningkatan masih berada dalam kategori risiko jatuh sedang, terdapat perbaikan skor rata-rata keseimbangan. Kesimpulan: Pemberian Ergo Care Heel Exercise dan Calf Raise Exercise berpengaruh terhadap peningkatan keseimbangan dinamis lansia di Panti Jompo Wisma Cinta Kasih Padang tahun 2025. Abstract (EN): The increase in life expectancy has led to a growing elderly population each year, including in West Sumatra, which is now entering the ageing population phase. Elderly individuals experience declines in both physical and cognitive function, such as weakening of the lower extremity muscles and decreased proprioceptive and vestibular function, which impact balance and increase the risk of falling. At Wisma Cinta Kasih Nursing Home in Padang, 30.88% of the elderly were recorded as experiencing balance disorders. Objective: To determine the effect of Ergo Care Heel Exercise and Calf Raise Exercise on dynamic balance in the elderly. Method: This research used a quantitative experimental method with a one-group pretest-posttest design. The Time Up and Go Test was used to measure dynamic balance in 10 respondents. Results: There was an improvement in dynamic balance, with the average score before intervention being 22.47 seconds and after intervention 22.0690 seconds. A significant difference was found with a p-value of 0.005 (p < 0.05). Although the improvement still falls within the moderate fall risk category, there was a notable improvement in average balance scores. Conclusion: The administration of Ergo Care Heel Exercise and Calf Raise Exercise positively affects dynamic balance improvement in the elderly at Wisma Cinta Kasih Nursing Home, Padang, in 2025.