Pengaruh Metode Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024
- Penulis
- Susi Helmi
- Pembimbing
- Nurhayati
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Indonesia, jumlah bayi baru lahir pada tahun 2022 mencapai sekitar 4,5 juta Jika bayi baru lahir tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka akan beresiko mengalami masalah salah satunya penurunan berat badan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Metode Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024. Jenis penelitian ini yaitu pra eksperimen dengan desain pretest and posttest one group design. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Kinali pada bulan Agustus – Desember 2024. Populasi pada penelitian ini yaitu semua bayi baru lahir dengan berat badan 2500 – 3000 gram yang lahir di bulan November tahun 2024 di Puskesmas Kinali dengan jumlah 26 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Setelah data terkumpul maka data akan dianalisa secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji t test paired. Hasil penelitian didapatkan Rata – rata berat badan sebelum dilakukan metode kangguru dan pijat bayi adalah 2773,09 gram dengan standar deviasi 156,35 dan sesudah adalah 3176,9 gram dengan standar deviasi 215,97. Hasil uji statistik terdapat Pengaruh Metode Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir dengan nilai p value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat Pengaruh Metode Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk dapat melakukan metode kangguru dan pijat bayi untuk menjaga berat badan bayi baru lahir. Abstract (EN): According to data from the Indonesian Ministry of Health, the number of newborns in 2022 reached approximately 4.5 million. Without proper care, newborns are at risk of experiencing various problems, including weight loss. This study aims to determine the effect of the Kangaroo Method and Baby Massage on weight gain in newborns in the working area of Kinali Community Health Center, West Pasaman Regency, in 2024. This study is a pre-experimental research using a pretest-posttest one-group design. It was conducted at the Kinali Community Health Center from August to December 2024. The population consisted of all newborns weighing 2500–3000 grams born in November 2024 at the health center, totaling 26 individuals. The sampling technique used was total sampling. Collected data were analyzed using univariate and bivariate analysis with paired t-tests. The results showed that the average weight of newborns before the application of the Kangaroo Method and baby massage was 2773.09 grams (standard deviation: 156.35), and after the intervention, it increased to 3176.9 grams (standard deviation: 215.97). Statistical analysis revealed a significant effect of the Kangaroo Method and baby massage on weight gain in newborns, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). The conclusion is that the Kangaroo Method and baby massage have a significant effect on weight gain in newborns. It is recommended that healthcare providers apply the Kangaroo Method and baby massage to help maintain newborns' weight.