Pengaruh Lower Extremity Strengthening Exercise Terhadap Keseimbangan Dinamis Pada Lansia Di Posyandu Cendrawasih Kota Bukittinggi Tahun 2025
- Penulis
- Viona Rahmadani
- Pembimbing
- Annisa Adenikheir
- Jenis repository
- KTI
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Latar Belakang Gangguan keseimbangan merupakan penyebab utama masalah kesehatan serius yang dihadapi oleh lansia, karena dapat mengakibatkan meningkatnya ketergantungan, cacat, dan kematian. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh Lower Extremity Strengthening exercise Terhadap Keseimbangan Dinamis pada Lansia di Posyandu Cendrawasih di Kota Bukittinggi di Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 72 dan sampel 9 orang diberikan Lower Extremity Strengthening exercise selama 4 minggu sebanyak 12 kali perlakuan. Hasil penelitian dari pemberian Lower Extremity Strengthening exercise menunjukkan bahwa rata-rata keseimbangan dinamis sebelum perlakuan adalah 18,78 dan rata-rata keseimbangan dinamis sesudah perlakuan adalah 9,78 dengan nilai P= 0,000 artinya terdapat pengaruh Lower Extremity Strengthening exercise Terhadap Keseimbangan Dinamis pada Lansia di Posyandu Cendrawasih di Kota Bukittinggi di Tahun 2025. Kesimpulan dan saran Lower Extremity Strengthening exercise dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia. Diharapkan lansia dengan gangguan keseimbangan dinamis melakukan Latihan dengan sistematis dan berulang. Abstract (EN): Background: Balance disorders are a major cause of serious health issues in the elderly, as they can lead to increased dependence, disability, and mortality. Objective: To determine the effect of Lower Extremity Strengthening Exercise on dynamic balance in the elderly at Posyandu Cendrawasih, Bukittinggi City, in 2025. This research is a quantitative study using a quasi-experimental design. The sample was collected using purposive sampling, with a total population of 72 and a sample of 9 elderly participants who were given Lower Extremity Strengthening Exercise over a period of 4 weeks, with a total of 12 sessions. Results: The average dynamic balance score before the intervention was 18.78, and after the intervention, it improved to 9.78, with a p-value of 0.000, indicating a statistically significant effect of the exercise on dynamic balance in the elderly at Posyandu Cendrawasih. Conclusion and Recommendation: Lower Extremity Strengthening Exercise can improve dynamic balance in the elderly. It is recommended that elderly individuals with balance issues engage in systematic and repetitive exercise programs.