Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Pengaruh Konsumsi Teh Daun Kelor Tehadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Wilay...
Buka Dokumen (Google Drive)
Skripsi 2025

Pengaruh Konsumsi Teh Daun Kelor Tehadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Medan Kabupaten Dharmasraya Tahun 2024.

Penulis
Wira Walini
Pembimbing
VIsti Delvina
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kebidanan
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
03 Februari 2026

Abstrak

Rendahnya capaian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Gunung Medan tahun 2023 (40,6%) sangat jauh dari target 80% yang di dikarenakan kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui. Pemberian tindakan non farmakologi seperti teh daun kelor diharapkan mampu meningkatkan produksi ASI sehingga anak tetap mendapatkan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gunung Medan Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian ini berjenis quasi experiment dengan menggunakan one group pre-post test design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai dengan bulan Desember 2024. Populasi adalah semua ibu menyusui yang memiliki bayi usia 6-12 bulan yang berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik total sampling. Intervensi dilakukan adalah dengan mengkonsumsi teh daun kelor selama 1 minggu, diminum pagi dan sore hari yang bertujuan untuk menilai produksi ASI pada ibu menyusui antara pre dan post intervensi. Data dianalisa dengan menggunakan Uji Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pada tahap pre test 3,36 meningkat menjadi 5,58 pada tahap post test. Berdasarkan hasil analisis, terdapat perbedaan produksi ASI dengan p- value sebesar 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mengkonsumsi teh daun kelor terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Disarankan kepada petugas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Medan untuk memotivasi ibu menyusui mengkonsumsi teh daun kelor untuk meningkatkan produksi ASI. Abstract (EN): The low achievement of exclusive breastfeeding in the working area of Puskesmas Gunung Medan in 2023 (40.6%) is far from the target of 80%, due to insufficient breast milk production in breastfeeding mothers. Non-pharmacological interventions, such as moringa leaf tea, are expected to increase breast milk production, ensuring that the child receives adequate breast milk. This study aims to determine the effect of consuming moringa leaf tea on breast milk production in the working area of Puskesmas Gunung Medan, Dharmasraya Regency. This research uses a quasi-experiment method with a one-group pre-post test design. The study was conducted from July to December 2024. The population consisted of all breastfeeding mothers with babies aged 6-12 months, totaling 33 participants. The sampling technique used in this study is total sampling. The intervention consisted of consuming moringa leaf tea for one week, taken in the morning and evening, aimed at assessing breast milk production before and after the intervention. Data were analyzed using the Paired t-Test. The results showed an average of 3.36 during the pre-test, which increased to 5.58 during the post-test. Based on the analysis, there was a significant difference in milk production with a p-value of 0.000. Since the p-value of 0.000 is smaller than 0.05, it can be concluded that consuming moringa leaf tea has an effect on breast milk production in breastfeeding mothers. It is recommended that health workers in the working area of Puskesmas Gunung Medan motivate breastfeeding mothers to consume moringa leaf tea to enhance breast milk production.

Kata Kunci

Teh Daun kelor Produksi ASI Ibu Menyusui