Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Pengaruh Infra Red dan Constrain Induced Movement Therapy (CIMT) untuk meningkat...
Buka Dokumen (Google Drive)
KTI 2025

Pengaruh Infra Red dan Constrain Induced Movement Therapy (CIMT) untuk meningkatkan aktivitas fungsional ekstremitas atas pada pasien pasca stroke iskemik di Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi Tahun 2025

Penulis
Nesya Alvia Ranjani
Pembimbing
Evi Hasnita
Jenis repository
KTI
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D3 Fisioterapi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
04 Februari 2026

Abstrak

Latar Belakang Stroke Iskemik merupakan kematian jaringan otak yang disebabkan karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Infra Red yaitu Infra red merupakan terapi hangat superfisial dengan panjang gelombang 750- 400.000 nm yang memberikan efek fisiologis dan efek terapeutik pada tubuh sebagai peningkatan temperatur lokal, peningkatan aktivitas kelenjar keringat, peningkatan metabolism, vasodilasi dan Pereda nyeri, releksasi otot dan peningkatan suplai darah dan Constraint induced movement therapy (CIMT) yaitu teknik latihan dengan pengekangan dan repetisi untuk meningkatkan penggunaan ekstremitas atas yang paling terkena dampak dari stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Infra Red dan Constraint induced movement therapy (CIMT) terhadap aktivitas fungsional ekstremitas atas pada pasien pasca stroke non-hemoragik di Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi. Metode pengambilan sampel yaitu dengan Quota Sampling dengan jumlah populasi 336 orang dan sampel berjumlah 15 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sedangkan rancangan penelitiannya dengan membandingkan nilai pretest dan posttest aktivitas fungsional ekstremitas atas sebelum diberikannya intervensi Infra Red dan Constraint induced movement therapy (CIMT) dan sesudah diberikannya intervensi Constraint induced movement therapy (CIMT). Sampel menjalani perlakuan selama 4 minggu dengan frekuensi 2 kali dalam seminggu. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dengan mengukur aktivitas fungsional ekstremitas atas sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Pengolahan data dilakukan dengan t-test dependent. Hasil penelitian berdasarkan uji i-test dependent menunjukkan bahwa nilai p value 0,000 (p Abstract (EN): Background Ischemic Stroke is the death of brain tissue caused by a blockage in the blood vessels. Infrared is a superficial warm therapy with a wavelength of 750- 400,000 nm which provides physiological effects and therapeutic effects on the body as an increase in local temperature, increased sweat gland activity, increased metabolism, vasodilation and pain relief, muscle relaxation and increased blood supply and Constraint induced movement therapy (CIMT) is an exercise technique with restraints and repetitions to increase the use of the upper extremities most affected by stroke. The purpose of this study was to determine the effect of Infrared and Constraint induced movement therapy (CIMT) on the functional activity of the upper extremities in iscemic post-stroke patients at the Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi Brain Hospital. The sampling method was by Quota Sampling with a population of 336 people and a sample of 15 people who met the inclusion and exclusion criteria. The design used in this study was a quasi-experimental. Meanwhile, the research design was by comparing the pretest and posttest values of upper limb functional activity before and after the Constraint induced movement therapy (CIMT) intervention. The sample underwent treatment for 4 weeks with a frequency of 2 times a week. Data collection was carried out using the observation method by measuring the functional activity of the upper limb before and after the intervention. Data processing was carried out using the dependent t-test. The results of the study based on the dependent i-test test showed that the p value was 0.000 (p

Kata Kunci

Pasca Stroke Iskemik Infra Red Constraint Induced Movement Therapy Aktivitas Fungsional Ekstremitas Atas