Pengaruh Cara Pengeringan terhadap Perolehan Kadar Fenol dan Flavonoid pada Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas L.).
- Penulis
- Ijra
- Pembimbing
- Oryza Sativa Fitriani
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) diketahui mengandung senyawa fenol dan flavonoid yang memiliki aktivitas biologis, seperti antihipertensi, antiinflamasi, antipiretik, dan antidiabetes. Kandungan senyawa aktif tersebut dipengaruhi oleh cara pengeringan yang digunakan pada proses pembuatan simplisia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara pengeringan (matahari, oven, dan kering angin) terhadap perolehan kadar fenol dan flavonoid dalam ekstrak daun jarak pagar (Jatropha Curcas L.). Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penetapan kadar fenol dilakukan menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteu dan kadar flavonoid menggunakan metode kompleksasi aluminium klorida (AlCl3). Hasil absorbansi dikonversi menjadi kadar (%), lalu dianalisis secara statistik menggunakan uji Anova satu arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pengeringan memberikan pengaruh signifikan terhadap perolehan kadar fenol dan flavonoid (p < 0,05). Pengeringan dengan cara kering angin menghasilkan kadar tertinggi baik pada fenol (17,52%) maupun flavonoid (28,92%). Kesimpulannya, cara pengeringan kering angin lebih efektif dalam mempertahankan kandungan senyawa aktif daun jarak pagar (Jatropha Curcas L.) dibandingkan dengan cara lainnya. Abstract (EN): Physic nut leaves (Jatropha curcas L.) are known to contain phenolic and flavonoid compounds that possess biological activities such as antihypertensive, anti-inflammatory, antipyretic, and antidiabetic effects. The content of these active compounds is influenced by the drying method used during the preparation of the simplicia (raw herbal material). This study aims to determine the effect of different drying methods (sun drying, oven drying, and air drying) on the yield of phenolic and flavonoid content in Jatropha curcas L. leaf extract. Extraction was performed using the maceration method with 96% ethanol as the solvent. The phenolic content was determined using the Folin-Ciocalteu reagent, while the flavonoid content was measured using the aluminum chloride (AlCl3) complexation method. Absorbance results were converted to percentage content (%) and analyzed statistically using one-way ANOVA followed by Duncan's post- hoc test. The results showed that the drying method significantly affected the yield of phenolic and flavonoid content (p < 0.05). Air drying resulted in the highest content for both phenolics (17.52%) and flavonoids (28.92%). In conclusion, air drying is more effective in preserving the active compound content of Jatropha curcas L. leaves compared to other drying methods.