Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Pengaruh Brisk Walking Exercise Dan Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah P...
Buka Dokumen (Google Drive)
KTI 2025

Pengaruh Brisk Walking Exercise Dan Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Kelurahan Bukik Apit Bukittinggi Tahun 2025.

Penulis
Cici Julisma Putri
Pembimbing
Annisa Adenikheir
Jenis repository
KTI
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D3 Fisioterapi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
04 Februari 2026

Abstrak

Lanjut usia adalah seseorang yang telah berusia 60 tahun keatas. Hipertensi di Indonesia masih jarang, khususnya di kelurahan bukik apit dimana belum ada penelitian yang sama sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh brsik walking exercise dan slow deep breathing terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Bukik Apit Bukittinggi tahun 2025. Desain penelitian ini mengunakan desain studi Quasi-Eksperiment, dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan pada tanggal 01 Febuari sampai 28 Febuari 2025. Populasi penelitian ini adalah lansia berumur 60-74 tahun. Pengambilan sampel mengunakan teknik Purposive Sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 15 orang. Pengumpulan data penelitian mengunakan sphygmomanometer dan lembar observasi. Berdasarkan uji Paired t-test menunjukkan bahwa nilai 0,00 (P Value < α) dengan rata-rata hipertensi sebelum melakukan brisk walking exercise dan slow deep breathing adalah 146,42 dan rata-rata hipertensi setelah melakukan brisk walking dan slow deep breathing adalah 135,46. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh brisk walking exercise dan slow deep breathing terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Bukik Apit Bukittinggi tahun 2025. Dengan demikian, semakin sering melakukan latihan brisk walking dan slow deep breathing maka tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dapat lebih terkontrol dengan baik. Abstract (EN): Elderly refers to individuals aged 60 years and above. Hypertension among the elderly in Indonesia remains under-researched, particularly in the Bukik Apit Subdistrict, where no similar study has previously been conducted. This study aims to determine the effect of brisk walking exercise and slow deep breathing on blood pressure in elderly people with hypertension in Bukik Apit Subdistrict, Bukittinggi, in 2025. This research uses a quasi-experimental design, specifically the One Group Pretest-Posttest Design. The study was conducted from February 1 to February 28, 2025. The study population consisted of elderly individuals aged 60– 74 years. Samples were selected using purposive sampling, resulting in a total of 15 participants. Data collection tools included a sphygmomanometer and an observation sheet. Based on the Paired t-test, the results showed a p-value of 0.00 (p < α). The average blood pressure before performing brisk walking and slow deep breathing was 146.42 mmHg, while the average after the intervention was 135.46 mmHg. It can be concluded that brisk walking exercise and slow deep breathing have a significant effect on reducing blood pressure in elderly people with hypertension in Bukik Apit Subdistrict, Bukittinggi, in 2025. Therefore, the more frequently elderly individuals engage in these exercises, the better their blood pressure can be controlled.

Kata Kunci

: Brisk Walking Exercise Slow Deep Breathing Hipertensi Lanjut Usia