Pengaruh Abdominal Streching Terhadap Nyeri Haid Pada Remaja di Kelas XI MAN 1 Kota Sungai penuhTahun 2024.
- Penulis
- Wetri Pebrianti
- Pembimbing
- Wahyuni
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Jambi)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Di Indonesia angka kejadian dismenorhaea tipe primer adaalah 55% sedangkan sisanya penderita dengan dismenorhea sekunder. Dismenorhea terjadi pada remaja dengan prevelensi berkisar antara 45% hingga 95% dimana sekitar 75- 85% remaja mengalami dismenorhea ringan. Penanganan non-farmakologi yang dapat mengurangi Dismenorhea salah satunya dengan menggunakan Latihan Abdominal Streching. Tujuan penelitian mengetahui Pengaruh Abdominal Streching Terhadap Nyeri Haid Pada Remaja di Kelas XI MAN 1 Kota Sungai penuh Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian pre- experiment design pendekatan one group pretest post est, teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. populasi dalam penelitian ini sebanyak 68, sampel dalam penelitian ini sebanyak 40, dimana pengambilan sampel kasus Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas XI. Penelitian ini bulan November – Desember Tahun 2024 sebanyak 30 orang. Analisa bivariate dengan uji Wilcoxon. hasil penelitian tingkat nyeri sebelum dilakukan abdominal steching mayoritas tingkat nyeri dengan nyeri sedang sebanyak 18 responden (60,0%) dan sesudah mayoritas tingkatan nyeri dengan ringan 22 responden (73,3%). uji alternatif Wilcoxon dan diperoleh nilai p = 0,008 dan α = 0.05 (p < α) yang berarti bahwa Pengaruh Abdominal Stretching Terhadap Tingkat Dismenorea Pada Remaja Putri di MAN I Kota Sungai Penuh Tahun 2024. Dapat Simpulkan Latihan abdominal stretching efektif untuk penurunan nyeri haid pada remaja putri. Disaran dalam penelitian ini untuk Institusi pendidikan, untuk tempat penelitian, untuk responden dan untuk peneliti selanjutnya. Abstract (EN): In Indonesia, the incidence of primary dysmenorrhea is 55% while the rest are sufferers with secondary dysmenorrhea. Dysmenorrhea occurs in adolescents with a prevalence ranging from 45% to 95% where around 75-85% of adolescents experience mild dysmenorrhea. One of the non-pharmacological treatments that can reduce Dysmenorrhea is by using Abdominal Stretching Exercises. The purpose of the study was to determine the Effect of Abdominal Stretching on Menstrual Pain in Adolescents in Class XI MAN 1 Kota Sungai Penuh in 2024. This study is a pre-experimental design study with a one group pretest posttest approach, a sampling technique with purposive sampling. The population in this study was 68, the sample in this study was 40, where the sampling of cases The population in this study were all female students in class XI. This study was conducted in November - December 2024 as many as 30 people. Bivariate analysis with the Wilcoxon test. The results of the study showed that the level of pain before abdominal stretching was carried out, the majority of the pain level was moderate, 18 respondents (60.0%) and after the majority of the pain level was mild, 22 respondents (73.3%). Wilcoxon alternative test and obtained a value of p = 0.008 and α = 0.05 (p