“Penentuan Total Antosianin Ekstrak dan Fraksi dari Beras Hitam (Oryza sativa L.indica) Dengan metode pH Diferensial Spektrofotometri Uv-Vis
- Penulis
- Sonia Yasmine Liderta
- Pembimbing
- Yulia Yesti
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Jawa Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Beras hitam (Oryza sativa L. indica) mengandung senyawa bioaktif seperti antosianin, flavonoid, dan fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan alami dan berpotensi mencegah penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan menentukan total kandungan antosianin dalam ekstrak dan fraksi beras hitam menggunakan metode pH diferensial dengan spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dilakukan Maret–Juli 2025 di Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Fort De Kock, Bukittinggi. Sampel berasal dari Kabupaten Slamet, Jawa Tengah, dan dengan metode eksperimental dengan analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui kandungan total antosianin didalam ekstrak dan fraksi beras hitam (Oryza sativa L.indica) dengan menggunakan metode uji pH diferensial. Hasil ekstraksi menunjukkan rendemen 10,15%, susut pengeringan 6,4%, kadar air 9,6%, dan kadar abu 10,7%. Skrining fitokimia mengidentifikasi alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, fenol, terpenoid, dan antosianin. Analisis kandungan antosianin total menunjukkan kadar tertinggi pada ekstrak (55,9%), diikuti fraksi etil asetat (45,7%), fraksi air (39,7%), dan fraksi n-heksan (11,9%). Hasil ini menunjukkan bahwa beras hitam kaya akan senyawa metabolit sekunder, terutama antosianin, yang berpotensi dikembangkan sebagai produk fitofarmaka yang terstandarisasi untuk membantu mencegah stres oksidatif dan penyakit degeneratif.