Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Pembuatan dan Evaluasi Sediaan Handbody Lotion dari Sari Buah Belimbing Wuluh (A...
Buka Dokumen (Google Drive)
Skripsi 2025

Pembuatan dan Evaluasi Sediaan Handbody Lotion dari Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) Kombinasi Buah Tomat (Solanum lycopersicum.).

Penulis
Dina Maysuri
Pembimbing
Nurhayati
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Farmasi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
05 Februari 2026

Abstrak

Kulit merupakan organ terluar tubuh yang berperan penting dalam perlindungan dari berbagai pengaruh lingkungan seperti sinar matahari, polusi, dan mikroorganisme. Untuk menjaga kesehatan kulit, dibutuhkan perawatan yang tepat salah satunya melalui penggunaan handbody lotion sebagai sediaan topikal pelembap. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan stabilitas handbody lotion yang diformulasikan dari kombinasi sari buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dan sari buah tomat (Solanum lycopersicum L.), yang diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, vitamin C, dan likopen dengan sifat antioksidan. Belimbing wuluh memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi, sedangkan tomat dikenal mampu mencerahkan dan menutrisi kulit secara alami. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan merancang sepuluh formula lotion (F0–F9) menggunakan perbandingan konsentrasi sari buah belimbing wuluh dan tomat yang berbeda. Proses pembuatan lotion dilakukan melalui pemanasan terpisah antara fase air dan fase minyak, kemudian dicampurkan dan dihomogenisasi hingga membentuk emulsi semi solid. Evaluasi fisik sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan daya sebar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa semua sediaan memiliki bentuk semi solid dengan warna dan aroma bervariasi sesuai konsentrasi buah. Sediaan juga homogen tanpa pemisahan fase, nilai pH berada dalam kisaran normal kulit (4,5– 6,5), viskositas telah memenuhi rentang sediaan, dan daya sebar berada pada rentang 4,5–6,8 cm. Seluruh hasil menunjukkan bahwa formula yang diuji memiliki karakteristik fisik yang baik dan stabil selama penyimpanan Abstract (EN): The skin is the outermost organ of the body and plays an important role in protection against various environmental factors such as sunlight, pollution, and microorganisms. To maintain healthy skin, proper care is needed, one of which is through the use of handbody lotion as a topical moisturizer. This study aims to evaluate the physical characteristics and stability of a handbody lotion formulated from a combination of bilimbi fruit juice (Averrhoa bilimbi L.) and tomato juice (Solanum lycopersicum L.), both of which are known to contain active compounds such as flavonoids, vitamin C, and lycopene with antioxidant properties. Bilimbi fruit has antibacterial and anti-inflammatory activities, while tomatoes are known for their natural skin-brightening and nourishing effects. The research method used was a laboratory experiment, designing ten lotion formulas (F0–F9) with varying concentration ratios of bilimbi and tomato juice. The lotion preparation process involved separately heating the aqueous and oil phases, followed by mixing and homogenizing until a semi-solid emulsion was formed. Physical evaluation of the preparation included organoleptic tests, homogeneity, pH, viscosity, and spreadability. Observations showed that all preparations had a semi-solid form with varying colors and aromas depending on the fruit concentration. The preparations were also homogeneous without phase separation, had pH values within the normal skin range (4.5–6.5), viscosities within acceptable limits for lotion preparations, and spreadability ranging from 4.5 to 6.8 cm. All results indicate that the tested formulas had good physical characteristics and were stable during storage.

Kata Kunci

Handbody lotion belimbing wuluh tomat evaluasi mutu fisik