Pembuatan dan Evaluasi Sediaan Facial Wash Sari Buah Pepaya (Carica papaya L.) Kombinasi Sari Daging Lidah Buaya (Aloe vera (L) Burm.f.)
- Penulis
- Miftahul jannah
- Pembimbing
- Nola Rahmadasmi
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Kulit wajah merupakan bagian yang sangat sering terpapar radikal bebas seperti asap rokok, asap kendaraan, debu, dan sinar UV. Polusi tersebut dapat menurunkan fungsi kolagen untuk mempertahankan struktur kulit sehingga dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kusam,menggelap dan munculnya penuaan dini. Maka dari itu perlu menjaga kebersihan wajah dengan mencuci wajah secara teratur, salah satu produk yang digunakan yaitu facial wash bahan alam seperti sari buah pepaya (Carica papaya L.) kombinasi sari lidah buaya (Aloe vera Linn.) dipercayai sebagai antioksidan serta pelembab. Metode yang digunakan eksperimental dengan pengujian determinasi, preparasi, pembuatan facial wash gel dan evaluasi mutu fisik, terdapat 12 formulasi, F0 (basis), F1, F2 dan F3 (sari pepaya 5%, 10%, 15%), F4, F5 dan F6 (sari lidah buaya 5%, 10%, 15%) serta F7, F8, F9, F10 dan F11 (kombinasi sari pepaya dan sari lidah buaya 2,5:2,5 ; 5:5 ; 7,5:7,5 ; 10:5 dan 5:10). Evaluasi yang dilakukan meliputi pengujian organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya busa, viskositas dan pengujian stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua belas formulasi yang mengandung zat aktif memenuhi semua syarat evaluasi sediaan. Namun pada uji stabilitas freeze and thaw formulasi facial wash gel yang mengandung zat aktif sari buah pepaya mengalami perubahan warna dan viskositas secara signifikan dengan p-value Abstract (EN): Facial skin is one of the body parts most frequently exposed to free radicals such as cigarette smoke, vehicle emissions, dust, and UV rays. These pollutants can impair collagen function in maintaining skin structure, leading to dullness, darkening, and premature aging. Therefore, it is important to maintain facial hygiene by regularly washing the face. One product that can be used is a natural-ingredient facial wash, such as a formulation containing papaya fruit extract (Carica papaya L.) combined with aloe vera extract (Aloe vera Linn.), both known for their antioxidant and moisturizing properties. This study used an experimental method involving determination tests, preparation, formulation of facial wash gel, and evaluation of its physical quality. Twelve formulations were made: F0 (base only), F1, F2, and F3 (5%, 10%, 15% papaya extract); F4, F5, and F6 (5%, 10%, 15% aloe vera extract); and F7, F8, F9, F10, F11 (combinations of papaya and aloe vera extracts in ratios of 2.5:2.5; 5:5; 7.5:7.5; 10:5; and 5:10). The evaluations included organoleptic properties, homogeneity, pH, spreadability, foaming ability, viscosity, and stability testing. The results showed that all twelve formulations containing active ingredients met the standard evaluation criteria. However, in the freeze- thaw stability test, the facial wash gel formulations containing papaya extract showed significant changes in color and viscosity (p-value< 0.05), and significant pH changes were also observed at room temperature (p-value < 0.05). Based on the physical evaluation results, the most stable facial wash gel formulation throughout the testing period was F8 (a combination of 5% papaya extract and 5% aloe vera extract).