Korelasi Antara Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dan Akses Media Sosial Terhadap Ketepatan Penggunaan Skincare Pada Mahasiswi Farmasi UFDK Bukittinggi
- Penulis
- Vania Yulia Armianti
- Pembimbing
- Rizqa Hasanah
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Farmasi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 05 Februari 2026
Abstrak
Skincare adalah serangkaian kegiatan yang mendukung kesehatan kulit, memperbaiki penampilan, dan memperbaiki kondisi kulit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan akses media sosial terhadap ketepatan penggunaan skincare pada mahasiswi farmasi UFDK Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan metode purposive Sampling. penelitian dilaksanakan di Universitas Fort De Kock Bukittinggi. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi angkatan 3,5,dan 7 berjumlah 523 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 176 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan analisis chi square. Dari hasil uji bivariat didapatkan variabel yang berhubungan dengan ketepatan penggunaan skincare yaitu tingkat pengetahuan dengan nilai (p=0.023, OR=5.106) sikap dengan nilai (p=0.001, OR=3.070) dan akses media sosial dengan nilai (p=0,000,OR=16.694). Kesimpulan peneilitian ini bahwa terdapat hubungan antara Tingkat penegatahuan, sikap dan akses media sosial terhadap ketepatan penggunaan skincare pada mahasiswi farmasi UFDK Bukittinggi. Abstract (EN): Skincare refers to a series of activities that support skin health, improve appearance, and treat skin conditions. The aim of this study was to determine the relationship between knowledge level, attitude, and social media access with the accuracy of skincare usage among pharmacy students at UFDK Bukittinggi. This study used a quantitative research method with a cross-sectional design. Sampling was conducted using non-probability purposive sampling. The study was carried out at Fort De Kock University, Bukittinggi. The study population consisted of third-, fifth-, and seventh-semester female pharmacy students totaling 523 individuals. A total of 176 respondents met the inclusion criteria and were selected as the sample. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi-square test. Bivariate analysis showed a significant correlation between knowledge level (p = 0.023, OR = 5.106), attitude (p = 0.001, OR = 3.070), and social media access (p = 0.000, OR = 16.694) with the accuracy of skincare use. The study concludes that there is a relationship between knowledge level, attitude, and social media access and the accuracy of skincare use among pharmacy students of UFDK Bukittinggi.