Hubungan Umur, Beban Kerja, Dan Shift Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Di Bagian Produksi PT. Perkebunan Nusantara VI Danau Kembar Kabupaten Solok Tahun 2016
- Penulis
- Hafizh Nursalam Dasril
- Pembimbing
- Rudjito; Cici Apriza Yanti
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 08 April 2017
Abstrak
Kelelahan kerja merupakan keadaan yang disertai penurunan efisiensi dan ketahanan dalam bekerja. Kelelahan merupakan mekanisme perlindungan tubuh agar tubuh menghindari kerusakan lebih lanjut, sehingga dengan demikian terjadilah pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, beban kerja dan shift kerja dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja di bagian produksi PT. Perkebunan Nusantara VI Danau Kembar Kabupaten Solok. Metode penelitian ini Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Alat ukur yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran dengan sampel 80 pekerja di bagian produksi. Hasil penelitian yang di peroleh melalui analisis bivariat menggunakan uji chi square. Presentasi umur ≥ 41 tahun 68 orang (85,0%) dengan p value = 0,001. Beban kerja berdasarkan denyut nadi tidak normal 43 orang (53,8%) dengan p value = 0,029. Shift kerja yang tidak sesuai 40 orang (50%) dengan p value = 0,000. Untuk kelelahan kerja sebanyak yang lelah sebanyak 44 orang (55,0%). Dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur, beban kerja dan shift kerja dengan kelelahan di bagian produksi PT Perkebunan Nusantara VI Danau Kembar Kabupaten Solok. Untuk itu di harapkan kepada pekerja sebaiknya melakukan pemanasan sebelum dan sesudah bekerja untuk mengurangi resiko kelelahan kerja, dan penting untuk melakukan perbaikan dan evaluasi tentang aturan shift kerja dalam suatu perusahaan. Abstract (EN): Fatigue is a condition accompanied by a drop in work efficiency and durability. Fatigue is the body’s protective mechanisms in order to avoid further damage to the body, and thus there was a recovery. This study aims to investigate the relationship between age, workload and shift work and fatigue of work on labor in the production department of PT. Perkebunan Nusantara VI Twin Lakes Solok regency. This research method decriptively analytic using cross sectional study. Measuring instruments used by researchers in this study is using questonnaires and measurements with a sample of 80 workers in the production. Results of the research were obtained through bivariate analysis using chi square test. Presentation age ≥ 41 years 68 (85%) with p value = 0,001, Workload by abnormal pulse 43 (53,8%) with p value = 0,029, Shift work does not fit 40 people (50%) with p value = 0,000. To work fatigue as much as tired as many as 44 people (55,0%). It can be conclueded that there is a significant relationship between age, workload and shift work and fatigue on the production of PT. Perkebunan Nusantara VI Twin Lakes Solok Regency.For it is expected to workes should be warmed before and after work to reduce the risk of job burnout, and it is important to make improvements and evaluation of the rules of work shift in a company.