Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Hubungan Status Ekonomi, Lingkungan, dan Riwayat Penyakit Infeksi terhadap Kejadian Stunting pada Balita Usia 13-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2016

Penulis
Dissa Ramdania Wiza
Pembimbing
Evi Hasnita; Harisnal
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
10 April 2017

Abstrak

Stunting merupakan salah satu masalah buruknya status gizi pada anak. Masalah kesehatan masyarakat dianggap berat bila prevalensi stunting sebesar 3039% dan serius bila prevalensi stunting ≥40%. Prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas IV Koto mencapai 8% dengan prevalensi kejadian stunting untuk wilayah Kabupaten Agam mencapai 13,4%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status ekonomi, lingkungan dan riwayat penyakit infeksi terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara menggunakan koesioner. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan sistem komputerisasi melalui program SPSS. Sampel pada penelitian ini ialah balita usia 13-24 bulan dengan Ibu balita sebagai responden. Teknik pengambilan sampel ialah stratified random sampling Jumlah sampel yang diteliti ialah 80 responden dengan populasi balita sebanyak 397 balita. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam yang dilaksanakan pada 21 Juli sampai 13 Agustus 2016. Hasil analisa univariat diketahui sebanyak 53,8% responden memiliki ekonomi rendah, 52,5% balita berada pada lingkungan tidak sehat, 53,8% balita memiliki riwayat penyakit infeksi dan 55% balita mengalami stunting. Berdasarkan analisa bivariat ada hubungan bermakna antara status ekonomi (pvalue = 0,000 ≤ 0,05, OR = 10,2), lingkungan (pvalue = 0,000 ≤ 0,05, OR = 11,9) dan riwayat penyakit infeksi (pvalue = 0,000 ≤ 0,05, OR =7,8) dengan kejadian stunting. Hasil penelitian menunjukkan status ekonomi, lingkungan dan riwayat penyakit infeksi memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada balita usia 13-24 bulan. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan informasi yang berguna tentang pentingnya menjaga lingkungan agar anak terhindar dari berbagai penyakit infeksi. Selain itu diharapkan pada orang tua untuk memperhatikan asupan gizi anak agar terhindar dari penyebab stunting. Abstract (EN): Stunting is a problem of poor nutritional status in children. Public health problems are considered severe if the prevalence of stunting by 30-39% and serious if stunting prevalence of ≥40%. The prevalence of stunting in Puskesmas IV Koto at 8% by the prevalence of stunting for Agam district at 13.4%. The purpose of this study was to determine the relationship economic status, environment and history of infectious diseases on the incidence of stunting in children aged 13-24 months in Puskesmas IV Koto district of Agam 2016. This research is a quantitative research with cross sectional approach. The data collection is done by interview using questioner. Data processing techniques performed by using a computerized system by SPSS. Samples in this study is that children aged 13-24 months with the toddler's mother as respondents. The sampling technique is stratified random sampling Number of samples studied is 80 respondents with a population of as many as 397 children. This research was conducted in Puskesmas IV Koto district of Agam held in July 21 until August 13, 2016. Results of univariate analysis known as much as 53.8% of respondents have a low economic, 52.5% children are in an unhealthy environment, 53.8% children had a history of infectious disease and 55% under five are stunted. Based on bivariate analysis there was a significant relationship between economic status (pvalue = 0,000≤0,05, OR = 10.2), environment (pvalue = 0,000≤0,05, OR = 11.9) and a history of infectious disease (pvalue = 0,000≤ 0.05, OR = 7.8) and the incidence of stunting. From the research status of economic, environmental and infectious disease history was no significant association with the incidence of stunting in children aged 13-24 months. Expected to health workers to provide counseling and useful information about the importance of protecting the environment to children avoid infectious diseases. Also expected on parents to pay attention to the nutritional intake of children to avoid the causes of stunting.

Kata Kunci

Status ekonomi lingkungan penyakit infeksi stunting