Hubungan Sikap Ibu Hamil, Intensitas Penyuluhan Dan Konseling Bidan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe 90 Butir di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2015
- Penulis
- Yunita
- Pembimbing
- Febriyeni; Zuraida
- Jenis repository
- Laporan tugas akhir
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D4 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 06 April 2017
Abstrak
Anemia yang terjadi pada ibu hamil dapat menyebabkan abortus, kelainan kongenital, perdarahan antepartum, persalinan prematur, persalinan dengan tindakan tinggi, ibu cepat lelah dan dapat menyebabkan kematian pada ibu pada saat bersalin. Akibat ibu hamil anemia terhadap janin/bayi yang dikandung ibu adalah gangguan pertumbuhan janin dalam rahim, BBLR (berat badan lahir rendah), mudah terkena infeksi, asfiksia intrauterin sampai kematian pada bayi. Anemia dapat dihindari dengan mengkonsumsi tablet Fe 90 butir selama masa kehamilan. Data Puskesmas IV Koto tahun 2015 menyatakan bahwa dari 580 ibu hamil, hanya 512 orang ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe atau 88,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, intensitas penyuluhan dan konsling bidan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Populasi penelitian adalah ibu hamil Triwulan III dan pengambilan sample adalah total sampling dengan jumlah responden 89 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diketahui 49,4% responden mempunyai sikap negatif terhadap konsumsi tablet Fe, 48,3% responden menyatakan intensitas penyuluhan berjalan kurang baik, 52,8% responden menyatakan konseling bidan berjalan kurang baik dan 55,1% responden tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe 90 butir. Hasil analisa bivariat diketahui bahwa terdapat hubungan sikap, intensitas penyuluhan dan konseling bidan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe 90 butir. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Sikap, intensitas penyuluhan dan konseling bidan berhubungan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe 90 butir. Untuk itu, disarankan Bidan desa hendaknya melakukan pendekatan yang maksimal kepada ibu hamil agar mau mengkonsumsi tablet Fe selama kehamilannya dan membentuk komitmen dengan suami atau keluarga terdekat selaku pengawas minum obat (PMO) sehingga dapat meningkatkan cakupan konsumsi tablet Fe. Abstract (EN): Anemia in pregnant women can cause miscarriage, congenital abnormalities, antepartum bleeding, preterm labor, delivery with high action, mothers tired quickly and may cause death to the mother during labor. Anemia of pregnant women to fetus/baby that was conceived mother is impaired fetal growth in the womb, LBW (low birth weight), are susceptible to infection, intrauterine asphyxia until the death of the infant. Anemia can be avoided by consumsing Fe tablet 90 grains during pregnancy. Data of health center IV Koto Kinali 2015 states that of 580 pregnant women, only 512 pregnant women who consume Fe tablets or 88,3%. This study aims to determine the relationship of the attitude, the intensity counseling and conseling midwife with compliance to consume iron tablet in 2015. The study was a descriptive cross sectional analytic approach. The study was conducted in PHC IV Koto Kinali West Pasaman. The study population is pregnant women the third quarter. Sampling with total sampling with the number of respondent 89 people. The data collection is done the using questionnaires. Data processing is done using univariate and bivariate Chi Square test. Based on the survey results revealed that 49,4% of respondents have a negative attitude toward the tablet consumption Fe, 48,3% of respondents said the intensity of counseling going wel, 52,8% of respondents said a midwife conseling run poorly and 55,1% of respondents didnot obey soncume tablets Fe 90 grains. The result of bivariate analysis it is knows that there is a relationship attitude, the intensity of counseling and conselling midwife with compliance to consume iron tablet 90 grains. Based on research that has been done it can be concluded that the attitude, the intensity of counseling and conseling related to compliance midwife consumsing Fe tablets 90 grains. To the end, the village midwife should be advised to approach the maximum for prenant women to want to consume iron tablet during pregnancy and establish commitments with the husband or next of kin as a supervisor to take medication (PMO) so as to increase the coverage tablet consumption Fe.